“Latihan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa setiap tahapan pemilu berlangsung dengan lancar dan aman. Kami menghargai kerjasama antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilu,” ujar Mayor Inf Pristan.
Latihan gabungan ini mencakup simulasi berbagai skenario, mulai dari penanganan kerusuhan, pengamanan tempat pemungutan suara, hingga penanganan situasi darurat yang mungkin terjadi selama pelaksanaan pemilu.
Diharapkan, melalui latihan ini, personel gabungan TNI Polri dapat lebih siap dan terlatih dalam menghadapi segala kemungkinan yang muncul demi terciptanya Pemilu serentak yang aman, damai, dan demokratis. (*)










