Banda Aceh (AD)- Polresta Banda Aceh menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) enam Pejabat Utama (PJU) di lingkungan Polresta Banda Aceh.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Polresta Banda Aceh tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolresta Banda Aceh dan dihadiri oleh para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, perwira, personel, serta Pengurus Bhayangkari.
Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, pengembangan karier personel, serta peningkatan kinerja organisasi guna menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.
Pergantian pejabat juga menjadi langkah strategis untuk menjaga kesinambungan program kerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.
“Serah terima jabatan merupakan bagian dari proses regenerasi dan penyegaran organisasi. Saya mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas. Kepada pejabat yang baru, saya berharap segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Kapolresta, Rabu, 17 Juni 2026.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan semangat Polri Presisi.
Menurutnya, kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman dan menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Prosesi sertijab ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan naskah berita acara serah terima jabatan, pakta integritas anti KKN, pakta integritas anti narkoba, dengan tanda jabatan kepada telah terpasang. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Kapolresta Banda Aceh berharap para pejabat yang baru dilantik dapat membawa inovasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, serta memperkuat sinergi internal maupun dengan berbagai elemen masyarakat.











