Sementara itu, rute untuk pawai takbir pejalan kaki akan dimulai di depan Masjid Raya Baiturrahman – Simpang BSI Cut Meutia – Simpang BSI/Istana Kado – Simpang Kimia Farma Pante Pirak – Simpang Putri Hijau – Jl ST Mansyursyah – Simpang Kodim – Depan Barat, dan berakhir di Masjid Raya Baiturrahman.
Untuk menyukseskan acara ini, rekayasa lalu lintas akan dilakukan. Kendaraan dari arah Simpang Surabaya hingga Simpang Kodim akan diarahkan berbelok ke arah Pendopo Gubernur. Sementara kendaraan dari arah Taman Sari menuju Simpang Traffic Light Masjid Raya akan diarahkan berbelok ke kiri arah Simpang Zikra Lama. Selain itu, kendaraan dari Jalan Diponegoro akan diarahkan berbelok kiri ke arah Jl Cut Mutia, dan kendaraan dari Peunayong menuju Simpang Lima akan diarahkan ke arah Simpang Jambo Tape.
Di setiap persimpangan jalan yang dilalui oleh pawai takbir, akan ada penyetopan sementara untuk memberi jalan kepada peserta pawai.
Dengan demikian, sejumlah jalan di Banda Aceh pada malam takbiran nanti akan mengalami rekayasa lalu lintas untuk memastikan kelancaran acara dan keamanan peserta serta masyarakat umum yang ikut menyaksikan.
Lanjut Bukhari Sufi, kepada masyarakat Kota Banda Aceh dan sekitarnya yang ingin menyaksikan pawai takbiran yang diadakan pada malam lebaran 1 syawal 1445 hijriah diminta agar tertib di jalan dan mematuhi rambu-rambu lalulintas serta mengikuti rute-rute pengalihan arus lalu lintas pada saat pawai takbir berlangsung.
“Kami sampaikan bahwa jalan Cut Meutia yang beberapa bulan terakhir dibuat rekayasa satu arah karena adanya pekerjaan IPALD-T, mulai minggu ini masyarakat Kota Banda Aceh sudah dapat menggunakan kembali jalan tersebut dengan sistim dua arah,” ujar Bukhari Sufi. (*)










