Simeulue (AtjehDaily)-sejak sepekan hujan melanda Kabupaten Simeulue, menyebabkan jalan penghubung Kecamatan Teupah Selatan menuju Kecamatan Simeulue Timur tepatnya di jalan raya Desa Pulau Bengkalak tertutup tanah longsor.
Selain itu, juga terhalang jlan menuju Desa Sefoyan, Ganting dan Desa Kuala Makmur, karena beberapa ruas jalan daerah itu, tanggul dan jembatan mengalami kerusakaan akibat banjir.
Mengantisipasi longsor tersebut, pejabat Muspika Kecamatan Simeulue Timur turun langsung meninjau dua lokasi berbeda yang dihadiri H.Mauluddin,S.Sos Asisten III Sekdakab Simeulue mewakili Bupati Simeulue, Doddi Juliardi Bas,STTP, Camat Simeulue Timur, Ali Muhayatsyah, Sekcam Simeulue Timur, Ipda Aritonang, Kapolsek Simeulue Timur, Staf BPBD serta staf Dinas Sosial Kabupaten Simeulue.
Bencana tanah longsor dan banjir tidak ada korban jiwa serta untuk sementara jalan Desa Pulau Bangkalak tertutup longsor, sehingga para pengendara yang melintas di jalan tersebut terpaksa putar haluan untuk mencari jalan alternatif yang aman agar sampai ditempat tujuan, serta jembatan di Desa Ganting sisi jembatan longsor akibat arus sungai Kuala Makmur Kecamatan Simeulue Timur juga meluap, sehingga dikhawatirkan akan merusak jembatan panjang didaerah itu.
Pantauan awak media dilapangan pihak BPBD Kabupaten Simeulue sedang dipersiapkan alat berat untuk membersihkan badan jalan dari tumpukan kayu dan tanah longsoran di Desa Pulau Bangkalak dan di jembatan sudah dipasang garis policeline.(red)











