Datok Penghulu (Kepala Desa) Kota Lintang M. Fadil saat di konfirmasi, membenarkan, adanya bantuan 8 ons (2 mug) beras per Kepala Keluarga (KK). Menurutnya beras yang dibagikan merupakan sisa satu ton beras dari posko yang mengungsi di tenda pengungsian.
“Satu ton beras tersebut kita bagikan kepada 1143 KK korban rumah terendam banjir, selama ini beras yang dibantu oleh pihak luar sudah dimasak untuk makan para pengungsi korban banjir yang menginap di tenda pengungsian, jumlahnya ada 4 posko di tempat lain maka sisanya di bagi 8 ons per KK, “ jelas Fadli.
Ditambahkan bahwa; stok beras masih tersisa 1 ton lebih lagi yang akan dibagikan kepada warga, jika banjir tidak melanda lagi.
Disisi lain. dengan hari yang sama terlihat dan terpantau oleh media ada datang bantuan sembako dari DPD-2 Partai Golkar, Bireun dengan jumlah yang lumayan besar. [Redaksi].












![Resize_20221117_092604_4851 Mobiller [sarana kegiatan belajar mengajar] Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN1) Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Apkir [rusak tidak dapat dipakai lagi] akibat terendam banjir luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang selama 7 hari, setinggi 1,5 meter.](https://atjehdaily.id/wp-content/uploads/2022/11/Resize_20221117_092604_4851-300x250.jpg)
![Resize_20221106_225926_6413 Geucik Ben [Pelaksana Proyek Pembangunan Jembatan Aceh Tamiang] bantu korban banjir luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, provinsi Aceh. Salurkan bantuan makanan pada pengungsi. Jumat, 4 Nopember 2022 di Karang Baru.](https://atjehdaily.id/wp-content/uploads/2022/11/Resize_20221106_225926_6413-300x250.jpg)