Mobiler SMKN1 Karang Baru ‘Apkir’ Terendam Banjir
KUALASIMPANG | AD – Mobiler [sarana kegiatan belajar mengajar] Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN1) Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Apkir [rusak tidak dapat dipakai lagi] akibat terendam banjir luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang selama 7 hari, setinggi 1,5 meter.
Akibat rendaman air, hampir seluruh mobiler SMKN1 tersebut tak dapat digunakan lagi, karena sudah rapuh dan sebagian menjadi bubur bubuk kayu.
Demikian dikabarkan Kepala Sekolah (Kasek) Fahmi Putra, SPd pada atjehdaily.id. Kamis, 17 Nopember 2022 di Karang Baru. Banjir luapan DAS Tamiang beberapa waktu lalu telah meluluh lantakkan fasilitas kegiatan belajar mengajar (KBM) SMKN1.
“Jika ditaksir kerugian mobiler mencapai Rp150 juta rupiah, buku kurikulum Rp60 juta rupiah. Capaian kerugian Rp210 jutaan rupiah. Ini akan kita upayakan secepatnya, agar KBM bisa berjalan normal,” Jelas Fahmi.
Dikatakan Fahmi, paling berat yang terendam banjir adalah mobiler kantor, dan mobiler lokal seperti bangku dan kursi siswa , yang terbuat dari padatan serbuk hancur jadi bubur terendam banjir .

![Resize_20221117_092604_4851 Mobiller [sarana kegiatan belajar mengajar] Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN1) Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Apkir [rusak tidak dapat dipakai lagi] akibat terendam banjir luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang selama 7 hari, setinggi 1,5 meter.](https://atjehdaily.id/wp-content/uploads/2022/11/Resize_20221117_092604_4851.jpg)











![Resize_20221106_225926_6413 Geucik Ben [Pelaksana Proyek Pembangunan Jembatan Aceh Tamiang] bantu korban banjir luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, provinsi Aceh. Salurkan bantuan makanan pada pengungsi. Jumat, 4 Nopember 2022 di Karang Baru.](https://atjehdaily.id/wp-content/uploads/2022/11/Resize_20221106_225926_6413-300x250.jpg)