Jadikan Sabang Sebagai Green Port, Kemenko Marves Utamakan Tenaga Surya

oleh -188 Dilihat

“Kerja sama ini bertujuan memajukan potensi kota Sabang sebagai kota niaga dan pelabuhan bebas melalui pengembangan infrastruktur tenaga listrik PV Rooftop,” jelas Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Basilio Dias Araujo.

PV Rooftop atau tenaga surya merupakan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Kemitraan dan pengembangan usaha tersebut meliputi pemasangan Solar PV oleh Konsorsium PT Enertec Mitra Solusi Channel Partner dan PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya pada bangunan maupun lahan yang telah dikelola BKPS dengan besaran kapasitas 50 MW (megawatt).

BACA..  Pertamina Patra Niaga Tambah Penyaluran BBM untuk Aceh

“Kerjasama ini terintegrasi dengan kajian bisnis dan investasi, pelibatan investor dari dalam dan luar negeri, termasuk pengembangan sarana dan prasarana terutama di Pelabuhan Sabang,” ujar Deputi
Basilio.

Deputi Basilio menjelaskan bahwa investasi dan kerja sama pengembangan Pelabuhan Bebas Sabang menjadi “smart and green port” dinilai selaras dengan program PLN “green booster” melalui program phase out Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), PLTU dan PLTGU yang mencapai 12 Gigawatt (GW).

BACA..  Pertamina Patra Niaga Tambah Penyaluran BBM untuk Aceh

“MoU ini sudah sejalan dengan Kebijakan Energi Nasional (KEN), dan kami dukung sepenuhnya karena sudah menjadi Program Prioritas Nasional” kata Deputi Basilio.

Saat ini, PT PLN (Persero) sedang menyusun RUPTL dengan lebih meningkatkan porsi EBT, dimana RUPTL sebelumnya (2019-2028) hanya merencanakan EBT sebesar 30% sementara yang disusun saat ini porsi EBT minimum 48%.

Porsi EBT terhadap bauran energi kelistrikan nasional memang masih jauh dari target 23%. Hingga pertengahan 2020, total kapasitas pembangkit EBT mencapai 10.426 Megawatt (MW) atau 14,70% dari keseluruhan kapasitas terpasang pembangkit nasional. Masih ada selisih (gap) sekitar 4.000 MW antara RUPTL dan target bauran 23% EBT pada tahun 2025. Jelas masih perlu upaya ekstra untuk penuhi target bauran EBT., demikian disampaikan dalam rilis yang diterima media ini Kamis, (12/08/2021). (Jalaluddin Zky).