Laporan | Zulherman
KUALASIMPANG (AD) – Kota Kualasimpang—ibukota Kabuoaten Aceh Tamiang—meski terbilang sangat padat dengan pembangunan dan aktifitas kegiatan perdagangan, siapa nyana jika kota tua itu menyimpan 7 hektar lahan pertanian yang ada di tengah kota.
Terutama di Kampung Kota Lintang kecamatan Kota Kualasimpang, ada Kelompok Tani Simpur Jaya mengelola lahan seluas 2 hektar dari lahan 7 hektar tersebut.
Kelompok Tani Simpur Jaya memanfaatkan lahan itu untuk bercocok tanam Palawija, dengan tanaman Jagung Manis.
Kondisi terkini, lahan 2 hektar itu khusus dimanfaatkan untuk tanaman Jagung Manis, kini usia Jagung yang mereka tanam sudah umur tiga mingguan.











