“Kami siap memenangkan Om Bus/Syech Fadil di Aceh Besar dengan target 80 persen suara. Kami telah mendeklarasikan RKB Aceh Besar, ketika Om Bus sendiri belum secara terbuka mengumumkan maju dalam pentas kontestasi Pilkada. Tak ada tawar menawar untuk posisi pilihan kami di Pilkada Aceh 2024, yaitu Om Bus/Syech Fadil. Artinya, kami telah bekerja ketika Om Bus belum masuk di jalur kontestasi Pilkada Aceh,” kata Mulyadi.
Mulyadi yang juga mantan Kombatan GAM menyatakan kepada Om Bus tentang dukungan relawan RKB untuk Om Bus. Namun, diingatkan juga jika Om Bus melenceng dari koridor visi misi nya, pihak RKB Aceh Besar tak segan untuk menegurnya.
“Kami RKB Aceh Besar akan mengawasi bapak mulai sejak dilantik nantinya. Kami juga optimis Aceh akan terbaik nantinya jika bapak memimpin.”
Sementara itu, Bustami Hamzah dalam pidato politik di depan ribuan kader pendukungnya dari Aceh Rayeuk itu menyatakan komitmennya untuk menghapus pengangguran dan menaikkan kesejahteraan guru dayah dan sekolah umum.
“Hari ini saya bersama relawan dari Aceh Besar bergerak bersama untuk membawa perubahan. Bagaimanapun pahlawan sebenarnya dari perubahan Aceh itu adalah Aceh Besar, sebagai daerah penyangga ekonomi. Ingat….waktu yang terindah itu bukan di menit awal, namun di detik yang terakhir. Mari kita bersatu menuju Aceh Baru,” kata Bustami disambut tepuk tangan gemuruh ribuan warga yang menyesaki Gedung Yusriah mulai dari dalam hingga tenda di luar gedung.
Bustami yang terkenal puitis itu menambahkan, politik kadang memang menghalalkan segala cara, namun ia berharap agar kubunya memenangkan kontestasi itu secara elegant.
“Saya harap kita jangan sekali mengharapkan kalahnya orang lain, tapi cari cara elegan agar kita bisa menang. Pilih nomor 1 untuk Aceh harapan baru,” pungkas Bustami yang menutup sambutannya dengan membacakan beberapa pantun.
Deklarasi Kombatan
Acara temu akbar Om Bus dengan ribuan relawan Aceh Rayeuk itu diwarnai dengan deklarasi seratusan kombatan GAM untuk mendukung Bustami Hamzah atau Om Bus.
“Kita terus bekerja dan jangan berhenti menyerukan untuk memilih pasangan Om Bus/Syech Fadil. Kita target di atas 80 persen kemenangan Om Bus di Aceh Besar, kita telah bekerja sebelum Pak Bus mendaftar dan mendeklarasikan diri. Jangan ada cara menjelekkan lawan, kita usung orang pintar dan tak mau main kasar,” kata M Yusuf atau Komandan POM GAM Aceh Rayeuk.
Para kombatan itu optimis Aceh makin the best di tangan Om Bus.
Tampak diantara yang ikut dalam deklarasi itu, Jol Seroja, Maimun alias Bujang, Hoel Boh Kol, Raja Preman, Bu Punjot Indrapuri, Jamal Burak, Alamsyah dan Lai. (*)











