Kapolresta Tindak Lanjut Laporan Adanya Kekerasan Terhadap Jurnalis di Banda Aceh

oleh -800 Dilihat

Terkait yang diduga yang dilakukan oleh oknum polwan, walaupun dalam hal ini pihak wartawan tidak menjelaskan identitas secara jelas, dan ia berjanji akan menindaklanjuti disamping itu akan mengevaluasi kembali dan yang dilakukan pada saat itu semata mata untuk menjaga harkamtibmas.

Pertemuan ini tidak Happy Ending, namun akan terus dilakukan evaluasi kinerja yang dilakukan oleh aparat kepolisian di jajarannya terkait adanya kesalahpahaman dengan wartawan.

Kapolresta juga mengharapkan agar setiap wartawan pada saat melakukan liputan agar mempersiapkan ID Card atau menggunakan almamater media agar tidak adanya kesalahpahaman saat dilapangan.

“Tolong digunakan ID Card atau almamater media sehingga disaat terjadinya pembubaran aksi unjuk rasa, petugas dapat mengenali mana masa aksi dan mana wartawan,” tegasnya.

Selain itu, Kapolresta telah mengeluarkan Petunjuk dan Arahan (Jukrah) kepada seluruh personel untuk tidak melakukan intimidasi apapun terhadap peliput berita seperti wartawan maupun humas instansi atau lembaga dalam mengambil gambar seperti pada saat aksi unjuk rasa.

“Jukrah telah kami terbitkan agar seluruh personel Polresta Banda Aceh memahami kinerja rekan – rekan media dilapangan,” ucap Kapolresta.

Disisi lainnya, ia tetap berkomitmen akan menindaklanjuti dan mengevaluasi kinerja personelnya saat berhadapan dengan peliput berita dilapangan.

“Jangan ada ketersinggungan antara media dan polisi, keduanya ini merupakan mitra kerja,” ungkapnya.

“Berbagai masukan dari Ketua KKJ Aceh, Ketua AJI Banda Aceh dan lainnya, akan terus kami lakukan sebagai pembenahan diri saat berhadapan dengan para jurnalis,” pungkasnya. (*)