ACT Aceh Ajak Masyarakat Kirim Logistik Kepada Korban Gempa Sulawesi Barat

oleh -413 Dilihat

Laporan | Ahmad Fadil

Subulussalam (AD)- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh mengajak masyarakat membantu korban gempa yang mengguncang Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat dan sekitarnya.

Guncangan gempa yang mengakibatkan 81 orang meninggal dunia, luka berat 253 orang luka berat, 679 orang luka ringan, kerusakan bangunan, serta 19.435 orang terpaksa mengungsi.

Kepala Cabang ACT Aceh Lisdayanti menuturkan, ribuan korban gempa di Mamuju bertahan menahan lapar dan haus akibat kekurangan makanan siap saji, serta terbatasnya tenda darurat, menyebabkan puluhan warga terpaksa bertahan di dalam satu tenda.

Selain itu, para korban juga sangat membutuhkan MCK. Namun yang tersedia hanya dua toilet. Sementara pengungsi berjumlah ribuan.

“Kita dulu pernah merasakan apa yang mereka rasakan. Saatnya bagi kita bergerak membantu mengurangi beban musibah ini,” ungkap Lisdayanti didampingi tim ACT Aceh usai bersilaturahmi dengan Pemerintah Kota Subulussalam dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) di Pendopo Wali Kota Subulussalam, Senin 18 Januari 2021.

Saat ini kata Lisdayanti, para pengungsi sangat membutuhkan tempat/tenda pengungsian, makanan siap saji, makanan bayi, makanan dan minuman, air mineral, selimut, matras, obat-obatan, alat kebersihan, popok bayi, pembalut wanita, dan perlengkapan mandi. Sementara kelompok rentan yakni bayi, balita, ibu hamil, dan lansia.

“Pengungsi kini mengalami kekurangan makanan dan minuman. Sebagian pengungsi terpaksa menyantap hanya mie instan kering karena tidak bisa dimasak sebab tidak adanya gas. Orang dewasa pun harus mendahulukan anak-anak makan karena minimnya makanan yang tersedia,” kata Kepala Cabang ACT Aceh ini.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat bergerak bersama selamatkan bangsa yang tengah dirundung musibah. Bangsa Indonesia adalah bangsa penggerak kebaikan, bangsa yang memiliki umat yang peduli, saling tolong menolong dan membantu sesama, serta bangsa yang dermawan baik untuk bangsanya sendiri ataupun membantu bangsa lain yang membutuhkan.

Bagi masyarakat yang berkeinginan terlibat membantu korban gempa, bisa menyalurkan kedermawanannya melalui rekening Bank Aceh Syariah 0101930009205, BNI Syariah 6600011008, dan Mandiri Syariah 7089786023 atas nama Aksi Cepat Tanggap.

“Konfirmasi donasi dapat melalui nomor telepon 0651-7315352, WhatsApp 082283269008, dan pesan Instagram @act_aceh. “Aksi teman-teman relawan tetap dengan menjaga protokol covid-19,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) di Aceh Utara, Aceh Tamiang, Langsa, Lhokseumawe, Aceh Timur, Pidie, Bireuen, Banda Aceh, Subulussalam, dan Aceh Barat Daya juga sudah bergerak menggalang kepedulian masyarakat guna membantu korban gempa.

“Insya Allah MRI kabupaten maupun kota lainnya juga akan bergerak,” pungkasnya.

Di Aceh, ACT bersama MRI sudah membuka posko bencana Sulawesi Barat di Komplek Terminal Terpadu Kota Sigli, Pidie dan di depan Kantor ACT Aceh di Gampong Keuramat, Kuta Alam, Banda Aceh. Posko berupa tenda didirikan sebagai pusat koordinasi sekaligus memudahkan masyarakat menyalurkan bantuan berupa donasi maupun paket sembako untuk membantu korban gempa melalui ACT.

“Mudah-mudahan dari kedermawanan masyarakat Aceh bisa kita kirimkan paket logistik berisi kebutuhan utama pengungsi,” harap Lisdayanti. (*)