“Melalui kegiatan bakti religi ini, Polda Aceh ingin menunjukkan komitmen dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya dalam hal menjaga kebersihan dan kelestarian tempat ibadah sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual umat,” ujar Joko, dalam rilisnya, Rabu, 18 Juni 2025.
Selain bentuk kepedulian terhadap sarana ibadah, bakti religi tersebut juga menjadi wadah memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan harmonis.
“Semoga bakti religi ini dapat menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, serta kepekaan sosial dalam diri setiap anggota Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” tutupnya. (*)












