Polresta Banda Aceh Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu

oleh -161 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Polresta Banda Aceh bersama Kejari Aceh Besar dan Avsec Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1.927,60 gram atau hampir 2 kilogram.

Kegiatan ini dilakukan di Meuligoe Rastra Sewakottama Polresta Banda Aceh, Kamis, 16 April 2026.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasat Resnarkoba AKP Muhammad Jabir mengatakan, pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu ini sudah ada ketetapan Status Penyitaan Barang Bukti Narkotika dari Kejari Aceh Besar.

“Bersama Kejari Aceh Besar dan Avsec Bandara SIM, kami melakukan pemusnahan narkoba jenis sabu dengan berat 1.927,60 gram atau hampir 2 kilogram,” jelas Jabir.

Sebelum dilakukan pemusnahan, sample telah dilakukan pengujian atau pemeriksaan Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan dengan Nomor Lab : 202/NNF/2026 tanggal 23 Januari 2026 yang menyatakan bahwa benar barang bukti tersebut mengandung Metafetamina (Narkotika) dan terdaftar dalam golongan I sesuai dengan Undang – Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Berdasarkan Berita Acara penimbangan Barang Bukti dari Perum Pegadaian, barang bukti jenis sabu tersebut telah disisihkan guna keperluan pemeriksaan/pengujian Di Laboratorium Forensik dan pembuktian di persidangan berdasarkan Penetapan Status Sita seberat 44,40 gram. Oleh karena itu, kami melakukan pemusnahan,” ungkap  Kasat Resnarkoba.

Perlu diketahui, barang bukti narkotika terlebih dahulu dilarutkan dengan alkohol dan diblender untuk dimusnahkan, kemudian dibuang ke septick tank yang ada dihalaman Polresta Banda Aceh yang disaksikan oleh Kasi Pidum Kejari Aceh Besar Sakafa Guraba dan Airport Security, Rescue dan Fire Fighting Coordinator Avsec Nuzulul Akbar.

Ia berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melaporkan ke aparat keamanan apabila mengetahui ataupun menemukan narkotika, dan kerahasiaan pelapor kami jamin aman.

Sebelumnya, pria asal Pidie, Aceh, NF alias SN ditangkap petugas Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar karena diduga membawa 1,9 kilogram sabu. Pelaku diupah Rp 40 juta dan sudah tiga lolos lewat bandara berbeda.