Selain itu, ia juga menambahkan, bahwa keberhasilan pelaksanaan upacara ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak, baik pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, pelajar, maupun masyarakat.
“Sinergi yang kita tunjukkan hari ini adalah cerminan dari semangat persatuan. Hal inilah yang harus terus kita jaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Lettu Cba Andi Syahputra Siregar menuturkan, kemerdekaan yang diraih para pahlawan bangsa tidak boleh disia-siakan oleh generasi penerus.
“Kemerdekaan adalah anugerah yang harus kita isi dengan karya nyata. Para pejuang telah mengorbankan jiwa dan raganya, maka tugas kita saat ini adalah melanjutkan perjuangan itu dengan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa,” tuturnya.
Danramil 08/Kembang Tanjong ini juga berharap, agar generasi muda Kabupaten Pidie senantiasa mengedepankan semangat patriotisme dan nasionalisme, sehingga kelak mampu menjadi pemimpin yang berintegritas, berkarakter, dan cinta tanah air.
“Saya berharap generasi muda tidak pernah melupakan sejarah perjuangan bangsa. Mereka adalah penerus yang akan menentukan arah kemajuan Indonesia di masa depan,” harapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Pidie, pejabat pemerintahan daerah, perwira TNI dan Polri, tokoh masyarakat, pelajar, serta berbagai elemen organisasi kemasyarakatan.
Kehadiran para tamu undangan dan masyarakat memberikan suasana yang lebih semarak, sekaligus mempertegas bahwa HUT ke-80 Kemerdekaan RI merupakan perayaan bersama seluruh lapisan masyarakat.
Upacara penurunan bendera pada HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Pidie ini tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga pengingat bagi seluruh rakyat Indonesia agar senantiasa menjaga persatuan, kesatuan, dan semangat kebangsaan demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (*)











