Pangdam IM Terima Audiensi Staf Khusus Menteri HAM

oleh -1516 Dilihat

Menanggapi pemaparan tersebut, Mayjen TNI Niko Fahrizal menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif Kementerian Hukum dan HAM. Beliau menegaskan bahwa Kodam IM akan berkontribusi aktif dalam mendukung kelancaran pelaksanaan peresmian Memorial Living Park.

“Kodam Iskandar Muda senantiasa mendukung setiap langkah pemerintah dalam menjaga dan mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan, termasuk penyelesaian persoalan HAM secara damai dan konstruktif. Kami siap membantu, baik dalam aspek koordinasi maupun pengamanan selama acara peresmian berlangsung,” kata Pangdam.

BACA..  Baitul Mal Aceh Serahkan Bantuan untuk Keluarga Korban Tenggelam di Ujong Batee

Selain itu, Pangdam menambahkan bahwa pembangunan Memorial Living Park merupakan langkah penting dalam menciptakan harmoni sosial di Aceh. “Kami berharap memorial ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap HAM, tetapi juga menjadi pengingat bagi generasi mendatang untuk terus memperjuangkan keadilan dan kedamaian,” imbuhnya.

Dengan berlangsungnya pertemuan ini, diharapkan peresmian Memorial Living Park pada Februari 2025 dapat terlaksana dengan baik dan menjadi tonggak penting dalam penyelesaian isu-isu HAM di Indonesia, khususnya di Aceh.

BACA..  Kapolda Aceh Tinjau Kerusakan Rumah Dinas Aspol Lamteumen Akibat Angin Kencang

Audiensi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Kodam Iskandar Muda, antara lain Asintel Kasdam IM, Danpomdam IM, Kakumdam IM, Kapendam IM, dan Waaslog Kasdam IM.

Sementara dari pihak Kementerian Hukum dan HAM, turut hadir Bapak Stanislaus Wena (Staf Khusus Menteri HAM Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Hubungan Internasional), Bapak Febrianto Hendy (Kasubdit Pembelaan HAM), Bapak Erlangga Kristanto Hendratono (Analis Hukum Ahli Pertama), Ibu Eva Lutfiati Latifah (Analis Hukum Ahli Pertama), serta beberapa pegawai Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh, termasuk dua orang ADC. (*)