“Kita harus mempersiapkan masa pensiun dengan matang. Melalui pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu Persit dapat mandiri dan tetap produktif, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat di masa mendatang,” ujar Pangdam IM.
Sementara itu, Ketua Persit KCK Daerah Iskandar Muda, Ny. Niko Fahrizal, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari BPVP dan semua pihak yang terlibat. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan anggota Persit.
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPVP Banda Aceh dengan Persit KCK Daerah Iskandar Muda. Proses ini disaksikan langsung oleh Pangdam IM, Kadisnakermobduk Aceh, dan sejumlah pejabat kedua belah pihak.
Dengan adanya program pelatihan vokasi ini, diharapkan anggota Persit KCK dapat memperoleh keterampilan baru yang dapat membantu mereka dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan dalam berwirausaha.
Sebagai simbolis dimulainya pelatihan, dilakukan penyematan tanda peserta kepada perwakilan anggota Persit oleh Ketua Persit KCK Daerah IM. Kemudian acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan dari BPVP Banda Aceh, diikuti dengan penutupan resmi kegiatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam IM beserta Istri, Irdam IM beserta Istri, Kapok Sahli Pangdam IM beserta Istri , Para Asisten Kasdam IM beserta Istri, Kepala Disnakemobduk Aceh, Kepala BPVP Banda Aceh, Kasubbagum dan Subkorling BPVP Banda Aceh, Pengurus DWP BPVP Banda Aceh, serta seluruh peserta dan tamu undangan. (*)











