“Kita juga akan mengecek kepemilikan motor yang digunakan korban, mungkin nanti ada pihak keluarga yang bisa dihubungi,” kata Sukirno.
Jika nantinya dalam tiga hari identitas dan keluarga korban juga tak ditemukan, maka pihak rumah sakit biasanya akan memakamkan jenazah di pemakaman rumah sakit.
“Biasanya kalau setelah tiga hari tidak ada warga yang datang untuk menjemput jenazah di rumah sakit,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, korban tewas usai menabrak sebuah truk jungkit (dump truck) saat melaju dari arah Kajhu menuju Neuheun dan masuk ke lajur kanan jalan.
Korban mengalami sejumlah luka termasuk luka berat di bagian kepala. Motor Supra X 125 bernopol BL 5074 JA yang dikendarai juga rusak berat. Kasus kecelakaan ini masih terus ditangani pihak berwenang. (*)










