Warga Baroh dikejutkan Oleh Bendera Alam Peudeng di Makam Raja Langsa

oleh -353 Dilihat

Kota Langsa (ADC) Masyarakat di Dusun Kapten Lidan Gampong Baroh Langsa Lama Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa dikagetkan dengan penemuan pengibaran bendera Alam Peudeung di salah satu makam berpengaruh gampong tersebut di kota Langsa, Senin, 22 Oktober 2018.

Hamdan (48), warga Dusun Kapten Lidan, Gampong Baroh Langsa Lama kepada wartawan mengatakan, bendera Alam Peudeung itu diketahui pada saat dirinya melintas di pemakaman Raja tersebut di sekitar pukul 07.30 WIB Senin pagi dan melihat telah berkibarnya selember bendera kerajaan Aceh tempo dulu itu menggunakan tiang sebatang bambu.

BACA..  Kapolda Aceh Tinjau Kerusakan Rumah Dinas Aspol Lamteumen Akibat Angin Kencang

“Bendera itu diikatkan di pohon batang bambu yang berdiri disisi kiri bangunan makam tersebut dan di depan toilet,” kata Hamdan dengan raut wajah kaget.

Lanjut Hamdan, tidak menunggu lama, setelah memastikan jika itu bukan bendera merah putih, langsung melaporkan perihal tersebut ke Abdul Azis selaku penjaga Makam Raja Langsa itu.

BACA..  Baitul Mal Aceh Serahkan Bantuan untuk Keluarga Korban Tenggelam di Ujong Batee

Selanjutnya, peristiwa tersebut dilaporkan kepada Keuchik Gampong stempat dan pihak berwajib.

Warga menduga Bendera yang termasuk dalam deretan Bendera yang ditawarkan untuk Provinsi Aceh oleh pihak pemerintah indonesia itu, diduga kuat sengaja dikibarkan oleh Orang Tak dikenal (OTK).

Abdul Azis menunjukan salah satu tiang tempat dikibarkan bendera alam peudeung oleh OTK di Makam Raja Langsa, Senin, 22 Oktober 2018. Foto: Ardiansyah.

 

Setelah mendapatkan perintah dari pihak berwajib dan warga menurunkan bendera yang terpasang didua titik itu lalu menyerahkan kepada aparat kemanan setempat.

BACA..  Kapolda Aceh Tinjau Kerusakan Rumah Dinas Aspol Lamteumen Akibat Angin Kencang

Sementara itu, Anthony, Geuchik Baroh Langsa Lama saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya belum dapat memberikan keterangan karena dirinya dalam perjalanan.

“Nanti saya telpon balik yang pak, ini saya dalam perjalanan,” jawab Anthony.

Demikian juga dari pihak kepolisian belum berhasil diperoleh konfirmasinya, hingga berita ini terbitkan. (red/zai/ardi).