Gubernur Mualem Fasilitasi Pertemuan SAM Airlines dengan KATUHA

oleh -1645 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Upaya mewujudkan penyelenggaraan pemberangkatan Jama’ah Umrah via Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda terus diupayakan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

Hari ini, pria yang akrab disapa Mualem itu memfasilitasi pertemuan Muchlis Hasyim selaku pendiri PT Serambi Aceh Makkah (SAM) Airlines dengan Ketua Kesatuan Antar Travel Umroh dan Haji Aceh (KATUHA), Mahfud Ahmad Makam, di Meuligoe Gubernur, Sabtu, 22 November 2025.

Usai pertemuan tersebut, Mualem menjelaskan kepada awak media, dirinya mencoba menjembatani pertemuan antara pelaku travel yang selama ini fokus pada penyelenggaraan Ibadah Umrah, dengan PT SAM Airlines.

BACA..  Dua Berkas Perkara Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Lengkap, Tersangka Diserahkan ke JPU

“Hari ini, saya memfasilitasi pertemuan Pak Muchlis dan Pak Mahfud serta Datin Seri Vie Shantie Khan, untuk membahas penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah via Aceh,” ujar Gubernur.

Mualem meyakini, kehadiran maskapai SAM Airlines bekerja sama dengan PT PEMA ini mampu menggerakkan perkonomian dan membawa Aceh lebih maju di masa mendatang.

BACA..  Dua Berkas Perkara Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Lengkap, Tersangka Diserahkan ke JPU

“Dari pertemuan tadi dijelaskan, bahwa pada tahap awal mungkin SAM Airlines akan mencarter pesawat, namun basenya tentu tetap di Aceh, tapi tentu mereka tidak hanya melayani jama’ah asal Aceh. Jika perlu, jama’ah se-Nusantara bisa berangkat via Aceh dengan menggunakan jasa SAM Airlines,” kata Mualem.

Mualem optimis, waktu tempuh yang jauh lebih singkat karena letak geografis Aceh yang sangat dekat dengan Arab Saudi akan menggoda para jama’ah se-Nusantara untuk berangkat Haji dan Umrah via Aceh.

BACA..  Dua Berkas Perkara Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Lengkap, Tersangka Diserahkan ke JPU

“Aceh-Jedah itu hanya butuh waktu 6 hingga 6,5 jam penerbangan. Jadi, biayanya tentu lebih murah jika berangkat via Aceh. Hal ini tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi saudara se-Nusantara yang ingin berangkat Haji dan Umrah via Aceh karena lebih ekonomis,” ungkap Mualem.