Bireuen (AD) – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bireuen dipastikan mulai menggarap Pengaspalan Jalan Blang Rheum – Seuneuboek Lhong, Kecamatan Jeumpa, yang rusak parah dan terlupakan selama 20 tahun.
Pembangunan Jalan Blang Rheum – Seuneubok Lhong menyusul sejumlah tokoh masyarakat dari empat desa di kawasan itu, beraudiensi dengan Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, tahun lalu.
Dalam Pertemuan itu, ternyata bupati menyahuti impian masyarakat akan hadirnya jalan beraspal hot mix, yang waktu itu ditargetkan akan mencapai 1 KM. Tentu saja, warga setempat sangat bersyukur mengingat 20 tahun lamanya, warganya harus melintasi jalan yang penuh berlumpur, waktu musim hujan.
Kadis PUPR Kabupaten Bireuen melalui, Kabid Bina Marga, Munawardi, ST kepada media ini, Rabu (23/6) mengaku, jalan yang sempat dikeluhkan masyarakat, karena sudah 20 tahun tampak terbengkalai dan tanpa penanganan. Maka tahun ini mulai dikerjakan dengan anggaran Rp. 594 juta lebih, yang dikerjakan salah satu kontraktor lokal.
Dikatakan, Munawardi ST, bahwa jalan yang menjadi harapan masyarakat di empat gampong yaitu Blang Rhem, Paloh Panyang,Kuta Meuligo, dan Seuneubok Lhong, diharapkan kepada masyarakat untuk bersabar, yang tahun depan, akan coba diusulkan lagi dananya, sampai nantinya dapat menebus sampai ke Gampong Seuneboek Lhong.
Karena, dengan anggaran sebesar itu, tentu saja hanya mampu menyelesaikan beberapa ratus meter saja, yang tentunya tidak sesuai yang ditargetkan, mengingat adanya refocusing untuk Covid 19, ungkapnya Munawardi.
Begitupun, ia tidak dapat memastikan sejauh mana jalan yang akan dikerjakan itu, mengingat perlu di survei lanjutan menyangkut kondisi jalan, apakah membutuhkan saluran dan lainnya sebelum jalan tersebut diaspal hot mix.
Sebelumnya Kepala Mukim Paloh, Anwar Thaleb kepada media ini, Rabu (23/6) dalam audiensi dengan Bupati Bireuen menyatakan warganya harus menahan kegetiran dalam melintas jalan tersebut, yang 20 tahun terabaikan dari penguasa Kabupaten Bireuen.
Namun, Pembangunan jalan tersebut mulai digerakkan Bupati Bireuen yang dipimpin Dr H
Muzakkar A Gani, SH, M.SI.”Kami bersyukur dan mengapresiasi Bupati Muzakkar yang telah memikirkan nasib warga kami yang 20 tahun mengimpikan jalan hot mix, sudah berhasil menwujutkannya, meski tidak maksimal, yang tahun depan diharapkan akan dilanjutkan lagi,” urai Kepala Mukim Paloh.
Seperti diungkapkan Geuchik Gampong Seuneubok Lhokng, Sudirman, S.Kom jalan tersebut pernah diaspal sekitar 20 tahun lalu, yang ternyata luput dari perhatian pemerintah. Akhirnya, pihaknya bersama empat kades dalam Kemukiman Paloh beraudensi dengan Bupati Bireuen, yang ternyata mendapat respon. “Alhamdulillah, terbukti tahun ini, mulai dikerjakan, yang tentu saja jalan yang digarap itu, merupakan prioritas Bupati Bireuen,”ujar Sudirman.
Bupati Bireuen dalam peresmian BUMG Gampong Seuneubok Lhong, sekaligus peninjuan jalan beberapa waktu lalu, menampung keluhan yang disampaikan tokoh masyarakat desa, dari empat Gampong yang selama ini, menerima dampak langsung akibat dari kerusakan jalan tersebut.”Saya sangat menghargai keinginan masyarakat untuk di bangun jalan aspal hot mix untuk kelancaran sektor perhubungan yang menyentuh masyarakat banyak,” sebut Bupati Bireuen, waktu itu.
Sumber media ini mengungkapkan , dana yang dialokasikan dalam APBK Bireuen tahun 2021, sebesar RP 590 juta lebih, yang bersumber dari DID, sedangkan dana yang disiapkan sebelum recofusing Covid 19 mencapai Rp 795 juta lebih. Pembangunan jalan tersebut yang digarap dalam waktu dekat, bukan bersumber dari aspirasi dewan, baik DPRK Bireuen maupun DPRA, bahkan, bukan andil politisi tertentu. Tapi jalan tersebut di bangun Pemkab Bireuen setelah warga Seuneubok Lhong dan tokoh masyarakat di Empat Desa dalam Kemukiman paloh, Beraudiensi dengan Bupati Bireuen, tahun lalu.(Maimun Mirdaz).











