Inisiatif lain yaitu penurunan emisi CO2 dengan pemanfaatan pozzolan dan pemanfaatan kulit kopi (coffee husk) sebagai bahan bakar alternatif. Selain itu, Pabrik Lhoknga berupaya menakar hujan untuk mengatasi krisis air, memanfaatkan drilling cutting sebagai bahan baku alternatif, dan pemanfaatan drum plastik sebagai media pemanen air hujan di komposter.
Sedangkan pada bidang inovasi sosial, melalui program Solusi Bersama Jaga Ekosistem Pesisir dan Laut Bebas Sampah, PT Solusi Bangun Andalas bersama kelompok binaannya yaitu Bank Sampah Generasi Milenial (BASAGEMIL) telah berhasil mengurangi timbulan sampah kelapa sebanyak 2,5 ton/bulan, melibatkan 25 pemuda di kelompok bank sampah, dan menurunkan 30 persen emisi CO2 melalui pengolahan sampah kelapa menjadi cocofiber dan cocopeat.
“Program ini juga telah meningkatkan pendapatan kelompok sebesar 74,2 persen dari pendapatan awal 9,1 juta menjadi 16,6 juta dari unit usaha pengolahan sampah plastik dan sampah kelapa,”pungkas Soni Asrul Sani.
Tentang PT Solusi Bangun Andalas
PT Solusi Bangun Andalas (SBA) adalah anak perusahaan dari PT Solusi Bangun Indonesia Tbk – bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG). SBA memiliki kapasitas produksi 1,8 juta ton semen per tahun.
Perusahaan mengoperasikan pabrik terintegrasi di Lhoknga, dan fasilitas pengemasan yang berlokasi di Lhoknga, Lhokseumawe, Belawan, Batam and Dumai.
Memasarkan produk semen dengan merek Semen Andalas, perusahaan berkomitmen mendukung pertumbuhan perekonomian bangsa dengan inovasi dan solusi. (*)











