M. Saleh Selian minta pada Bupati Raidin Pinim untuk mencopot Kabid UMKM, Khairil Anwar. Dan dia harus bertanggungjawab terhadap kegaduhan ditengah- tengah masyarakat terkait pelaku UMKM yang terindikasi telah terjadi praktik dugaan pungli.
Dijelaskannya, Kalau dipertahankan pejabat seperti itu, dia kawatir jika ada bantuan serupa di tahun berikutnya akan terulang lagi kegaduhan yang sama.
Dia minta Bupati tidak mempertahankan orang yang gagal meredam kegaduhan dan banyaknya isu pungli terhadap calon penerima UMKM, seharusnya Bupati Agara tidak pakai lama untuk mencopot jabatan Kabid UMKM.
Seperti di ketahui, hari pertama sampai hari ke empat, pencairan bantuan UMKM sempat menimbulkan situasi gaduh dilingkungan Dinas koperasi dan bank Aceh.
Sebab, sulitnya masyarakat mendapatkan rekomendasi dari dinas terkait serta masyarakat tidak bisa mendapatkan blanko pencairan pada bank Aceh, karena menurut bank Aceh blanko penarikan telah diberikan kepada pihak Dinas Koperasi untuk dibagikan pada masyarakat.
Agar pencarian UMKM segera berproses namun hari pertama dan ke empat Kabid terkait diduga tidak berkantor, maka layak Bupati Raidin Pinim segera mencopot Kabid tersebut. [*]










