ATJEHDAILY.ID – Prediksi Nagoya vs Gamba Osaka, Gamba Osaka menjadi tamu di Stadion Paloma Mizuho pada hari Sabtu untuk pertandingan Liga J1 dengan tim tuan rumah Nagoya Grampus.
Nagoya Grampus ingin melanjutkan dari yang terakhir kali mereka tinggalkan dengan kemenangan 1-0 J1 League melawan Júbilo Iwata.
Dalam pertandingan itu, Nagoya Grampus berhasil menguasai 42% penguasaan bola dan 13 tembakan tepat sasaran dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Satu-satunya pemain yang mencetak gol untuk Nagoya Grampus adalah Mateus (19′). Di sisi lain, Júbilo Iwata memiliki 8 tembakan ke gawang dengan 2 di antaranya tepat sasaran.
Dalam enam pertandingan terakhir mereka, Nagoya Grampus asuhan Kenta Hasegawa telah mencetak total 7 kali yang memberi mereka rata-rata jumlah gol yang dicetak per pertandingan sama dengan 1,17.
Menjelang pertandingan ini, Nagoya Grampus tidak terkalahkan dalam 2 pertandingan liga sebelumnya di kandang.
Menyusul kekalahan di pertandingan terakhir mereka di tangan Sanfrecce Hiroshima di kompetisi J1 League, Gamba Osaka dan pendukung perjalanan mereka akan berharap bahwa mereka bisa mendapatkan hasil yang lebih baik di pertandingan ini.
Dalam pertandingan itu, Gamba Osaka memiliki 26% penguasaan bola dan 11 percobaan ke gawang dengan 5 di antaranya tepat sasaran. Untuk Gamba Osaka, pencetak golnya adalah Leandro Pereira (2′) dan Mitsuki Saito (36′). Untuk lawan mereka, Sanfrecce Hiroshima mendapat 24 upaya ke gawang dengan 9 tepat sasaran. Nassim Ben Khalifa (11′, 72′, 76′), Makoto Mitsuta (82′) dan Taishi Matsumoto (88′) mencetak gol untuk Sanfrecce Hiroshima.
Statistik menceritakan kisahnya, dan Gamba Osaka telah kebobolan dalam 6 dari 6 pertandingan terakhir mereka, kebobolan total 15 gol. Secara defensif, Gamba Osaka jauh dari sempurna. Mari kita cari tahu apakah tren itu bisa dipertahankan dalam game ini atau tidak.
Jika kita melihat pertemuan head to head sebelumnya pada 20/07/2019, kedua klub telah berbagi penghargaan dengan Nagoya Grampus memenangkan 2 pertandingan tersebut, Gamba Osaka 2 dan 2 seri pada waktu regulasi.
Secara keseluruhan, 21 gol dicetak antara kedua belah pihak dalam periode ini, dengan 11 di antaranya dari N. Grampus dan 10 terjaring oleh Gamba Osaka. Jumlah rata-rata gol per game mencapai 3,5.











