ATJEHDAILY.ID – Prediksi Hong Kong vs Palestina, Harus diakui kedua tim ini cukup beruntung di babak penyisihan grup Asian Games 19, khususnya Olimpiade Hong Kong.
Awalnya Grup C Hong Kong diikuti 4 tim, namun di menit-menit terakhir, Olimpiade Suriah dan Olimpiade Afghanistan sama-sama mundur. Karena waktu yang begitu mendesak, pihak penyelenggara Asian Games memutuskan untuk tidak kembali menyesuaikan tabel turnamen.
Jadi olimpiade hongkong pun tidak perlu dimainkan, sudah pasti lolos ke babak 1/8 (karena dua tim teratas di setiap grup akan mendapat tiket untuk melanjutkan dan grup C hanya tersisa 2 tim) dan dua pertandingan melawan Uzbekistan hanya tersisa untuk menentukan tim teratas. Tentu saja Olimpiade Hong Kong kalah dari keduanya karena gap keahlian yang terlalu jauh.
Sisi positifnya adalah tim ini hanya kalah tipis, namun sebagian besar disebabkan oleh kurangnya usaha Uzbekistan karena wakil Asia Tengah itu tidak perlu bermain keras ketika situasi di grup sudah ditentukan.
Sebenarnya ini keempat kalinya berturut-turut Hong Kong lolos dari babak penyisihan grup Asian Games, namun hal itu tak berarti apa-apa karena sepak bola Hong Kong hanya lemah di kawasan Asia.
Dalam peringkat FIFA (hanya tersedia di level tim nasional), Hong Kong berada di peringkat 148 dan Palestina berada di peringkat 97.
Meski demikian, ini baru ketiga kalinya Palestina lolos babak grup Asian Games sejak turnamen tersebut diperuntukkan bagi grup Olimpiade.
Seperti Hong Kong, Olimpiade Palestina memiliki babak penyisihan grup yang sangat ringan (hanya 3 tim, jadi tidak terlalu melelahkan).
Mereka proaktif bermain imbang dengan Qatar (juga tanpa perlu menang) dan 1 poin yang mereka raih sudah lebih dari cukup untuk membantu pelatih Ihab Abu Jazar dan timnya melaju. Jadi di pertandingan terakhir mereka bermain… hanya untuk bersenang-senang seperti lawan Jepangnya dan hanya kalah 0-1.
Pada Asian Games 18 (2022), Olimpiade Hong Kong berada satu grup dengan Olimpiade Palestina dan kedua tim berakhir imbang, namun pertandingan tersebut merupakan babak terakhir dimana keduanya sudah mendapatkan hak untuk melanjutkan, jadi belum tentu mencerminkan hubungan profesional yang sebenarnya, apalagi Setelah 5 tahun, pasti akan ada kelompok pemain berbeda yang menghadiri Asian Games.
Jika dinilai secara obyektif, Olimpiade Palestina memiliki level yang sedikit lebih baik dan rata-rata usianya juga lebih tinggi (Olimpiade Hong Kong memiliki semua pemain berusia 20, 21 tahun), sehingga kemenangan tampaknya sudah bisa diraih.










