Di samping itu, perbantuan kapal tersebut juga bagian dari pengamanan guna menghadapi Pemilu 2024.
“Polda Aceh mendapat perbantuan satu unit kapal patroli BKO Baharkam Polri untuk membantu pengamanan laut dalam menghadapi kriminalitas di perairan Aceh. Di mana selama ini, Aceh jadi salah satu pintu utama penyelundupan narkoba dan barang ilegal lainnya dari luar Aceh. Di samping itu, kapal itu juga untuk pengamanan Pemilu 2024,” kata Joko, dalam rilisnya.
Joko mengatakan, selama ini kapal patroli yang jadi prioritas Kapolri tersebut mangkal di perairan-perairan yang padat aktivitas laut, seperti Sabang, Langsa, dan Banda Aceh.
Selain berpatroli, kapal bernama KP Antareja 7007 itu juga ikut mengamankan selat malaka dari illegal fishing dan pelanggaran-pelanggaran laut lainnya. (*)











