Muspika dan Tokoh Masyarakat Langkahan Aktif Lahan Tidur, kehadiran Investor Didukung oleh Masyarakat

oleh -269 Dilihat
Foto bersama Muspika dan Tokoh masyarakat Langkahan dengan investor di lokasi yang akan dibangun kebun plasma untuk masyarakat pendalaman Aceh Utara oleh pihak investor.

Aceh Utara, (AD) Kekompakan muspika dan tokoh masyarakat Langkahan, Kabupaten Aceh Utara demi rakyat patut diapresiasikan, usaha memperjuangkan untuk mengaktifkan lahan tidur sudah berhasil dilakukan.

Keberhasilan tersebut juga tak lepas dari dukungan pemerintah Aceh Utara untuk mewujudkannya.

Awalnya pihak muspika dan tokoh masyarakat membuka jalan ketempat yang ditujukannya, tempat tersebut berada di Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Yang hari ini tempat yang dimaksud merupakan kawasan transmigrasi lokal (traslok).

Camat Langkahan Ramli Jazuli,SE saat ditemui oleh media AtjehDaily.id di lokasi, Sabtu,(26/3/2022) mengatakan Kerjasama masyarakat dengan investor kebun plasma ditandai dengan peletakan batu pertama dan peusijuek yang dilakukan oleh tokoh agama yang disaksikan oleh muspika dan tokoh masyarakat Langkahan di lokasi traslok.

“Alhamdulillah lahan yang akan dikerjakan oleh investor ada sekitar 2000 Hektar, dan itu lahan masyarakat yang dikerjakan oleh investor tersebut untuk plasma,” kata Camat yang disaksikan oleh masyarakat.

Lanjutnya, lahan masyarakat yang sudah dimiliki dengan keabsahannya diprioritaskan untuk masyarakat dengan dibagi dalam beberapa kelompok dan juga masyarakat Langkahan pada umumnya, selain masyarakat gampong Lubok Pusaka. “Alhamdulillah sudah terdaftar sekitar lima kelompok,” sebut Ramli Jazuli.

Ia menyebutkan, dengan diaktifkan lahan tidur tersebut untuk masyarakat, itu sangat menguntungkan bagi masyarakat karena hanya menerima hasil, semuanya dilakukan oleh pihak Investor dan sesudah ada penghasilan diserahkan kepada masyarakat.

“Penghasilan yang akan dibagikan oleh investor pada tahap pertama selama 3 tahun, masyarakat mendapatkan 70 % sedang investor 30 %,” ungkapnya.

Sambung Ramli, 30 % itu untuk pengembalian modal kepada pihak investor selama 3 tahun. Sesudah 3 tahun target untuk pengembalian modal, pihak investor akan mengembalikan sepenuhnya kepada masyarakat.

Dalam hal tersebut pihak investor tidak memegang anggunan apapun, “keabsahan yang penting bagi mereka yaitu keabsahan yang sah secara hukum,” ungkapnya Camat.

Camat Ramli Jazuli juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Langkahan yang sudah melakukan penerobosan jalan, jalan tersebut dinobatkan sebagai jalan Prakarsa yang dimonitoring oleh tokoh-tokoh Langkahan seperti Ketua MAA Langkahan, H. Hamdani (Geuchik Ham), ketua forum Langkahan Abdullah, Ketua BKAD Langkahan Mahmuddin, dan beberapa Geuchik lainnya termasuk Geuchik Buket Linteung Mansur.

Dan terimakasih juga kepada pemerintah daerah Kabupaten Aceh Utara yang telah membantu alat berat atau pinjam pakai untuk penerobosan jalan Prakarsa tersebut yang ada di pedalaman Langkahan, ” yang hingga kita targetkan satu bulan kedepan selesai, juga kepada masyarakat yang punya kemampuan juga bisa menjadi donatur penyelesaian jalan tersebut,” harapnya.

Ramli menyebutkan, jalan utama menuju ke gampong Lubok Pusaka selalu diterjang banjir dan dikikis oleh derasnya air sungai dan badannya jalannya terjadi abrasi, jadi dengan dibukanya jalan Prakarsa tersebut ini menjadi alternatif terbaik bagi masyarakat Sarah Raja, pungkasnya Ramli Jazuli.

H. Hamdani salah satu tokoh Langkahan saat dimintai tanggapannya terkait penerobosan jalan dan mengaktifkan lahan tidur dan masuknya investor dirinya sanga mengapresiasi dengan investor yang telah masuk ke wilayah Langkahan dalam kegiatan plasma sawit.

“Kami selaku tokoh Langkahan sudah bekerja keras untuk penerobos jalan hampir satu bulan dengan swadaya tokoh-tokoh dan didukung oleh masyarakat untuk penerobos jalan tersebut,” ujarnya Geuchik Ham sapaan akrabnya itu.

Ia mengharapkan dengan dibukanya jalan Prakarsa itu masyarakat yang ada di Langkahan bisa mendongkrak Ekonominya dan juga bisa berhasil dengan ada bantuan dari investor untuk plasma sawit bagi masyarakat yang ada di wilayah terpencil.

Sebelumnya, kata Geuchik Ham, jalan tersebut ada, cuma jalan setapak dengan dibukanya jalan ini mudah-mudahan masyarakat Sarah Raja, Lubok Pusaka dan masyarakat Langkahan umumnya bisa dimanfaatkan jalan tersebut.

“Tujuan kami ditengah-tangan masyarakat selaku investor adalah untuk menanamkan modal kebun plasma, tujuan kami disini untuk bukan untuk mengambil keuntungan tetapi untuk membantu masyarakat bukan,” kata manajer perusahaan dari kebun plasma Marzuki Harahap.

Harapan dari pihak investor untuk masyarakat Aceh khususnya Aceh Utara bisa makmur, bisa mengelola kebun kelapa sawit yang benar.

Marzuki menjelaskan, plasma yang diterapkan oleh pihaknya itu lebih mudah dan pupuknya lebih bagus,” plasma yang kita targetkan itu Insyaallah dengan izin Allah SWT berdasarkan teori sekitar 28 bulan itu sudah bisa panen,” pungkasnya Marzuki Harahap selaku pelaksana plasma dan manager.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Langkahan Ramli Jazuli, SE, Ketua Forum Abdullah, Ketua MAA H. Hamdani (Geuchik Ham), Ketua BKAD Langkahan Mahmuddin, pihak investor Herman, Marzuki (Manager Plasma), Hendra Supriadi,SE, Mansur Geuchik Buket Linteung, Geuchik Lubok Pusaka Sulaiman, Tokoh Agama dan masyarakat traslok.[]

Laporan : Sayed Panton