Ny Ida Agustina Akmal Ibrahim : Budaya Membaca Saat Ini Sangat Redah

oleh -426 Dilihat
Bunda PAUD Abdya, Ny Ida Agustina Akmal Ibrahim saat mencanangkan Gernas Baku di TK Dharma Wanita Blangpidie. Sabtu 27 Juli 2019.

Abdya (ADC) Saat ini budaya membaca di Indonesia sangat rendah, hal itu tentunya sangat berpengaruh pada nilai kemampuan literasi bangsa yang selalu dibawah rata-rata negara lain. Sebagai bangsa besar, Indonesia hanya mampu mengirim tenaga kasar ke luar negeri, karena sebagian besar tenaga kerja adalah tuna literasi.

Hal itu ditegaskan, Bunda PAUD Tingkat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Ny Ida Agustina Akmal Akmal Ibrahim saat memcanangkan Gerakan Nasional Orang Tua Baca Buka (Gernas Baku) di halaman TK Dharma Wanita Blangpidie. Sabtu (27 Juli 2019).

Dalam kegiatan pencanangan tersebut, ikut dihadiri Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Abdya, Jauhari, Wakil Ketua TP. PKK Abdya, Ny. Safira Mulyana Muslizar MT, Ketua Darma Wanita Persatuan Kabupaten Abdya, Bunda Paud Se-Kabupaten Abdya dan undangan lainnya.

Lebih lanjut, Ny. Ida juga mengakui, pihaknya atas nama TP. PKK dan Bunda Paud Kabupaten Abdya menyambut baik dan mendukung sepenuhnya atas terselenggaranya Pencanangan Gernas Baku tersebut.

“Kita berharap melalui kegiatan ini dapat menyatukan visi dan persepsi untuk membangkitkan minat baca bagi semua kalangan, terutama bagi para orangtua sebagai upaya membentuk sumber daya manusia yang cerdas dan berdaya saing,” sebut Ny Ida Akmal Ibrahim.

Lebih lanjut, Ny Ida memaparkan, banyak sekali manfaat yang diperoleh melalui membaca. “Apabila dilakukan secara berkesinambungan dapat meningkatkan pengembangan diri serta kemampuan intelektual,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bunda PAUD Abdya itu juga menyebutkan, masih banyak upaya yang harus dilakukan, sehingga deklarasikan Gernas Baku itu benar-benar terwujud di lapangan.

“Untuk itu pengembangan budaya Orangtua Membacakan Buku ini bukan semata tanggungjawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua selaku orang tua,” tegas Ny. Ida.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Ny Ida menghimbau, secara bersama-sama merubah perilaku dengan menanamkan budaya gemar membaca bagi diri sendiri serta mau membacakan buku bagi anak-anak. “Mari kita jadikan membaca sebagai kebutuhan dalam kehidupan keseharian kita,” pungkas Ny Ida Akmal Ibrahim.

Untuk dikehaui, Gernas Baku merupakan program Pemerintah Pusat untuk mendukung inisiatif dan peran keluarga Indonesia dalam meningkatkan minat baca melalui pembiasaan di rumah, di lembaga PAUD, dan masyarakat.(TM).