Enam Pasar Rakyat Belum Difungsikan di Aceh Utara, Pj Bupati Harus Ambil Sikap

oleh -241 Dilihat
Anggota komisi II DPRK Aceh Utara fraksi Partai Gerindra Terpiadi A Majid dan foto Pasar Rakyat yang belum difungsikan.

LHOKSUKON, (AD) Pembangunan Pasar Rakyat dibeberapa Kecamatan di Aceh Utara telah selesai dibangun oleh pemerintah beberapa tahun yang lalu melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), kata anggota komisi II DPRK Aceh Utara fraksi Gerindra Terpiadi A Majid pada media lewat siaran persnya, Jum’at,(28/10/2022).

Sebut Pak Ter sapaan akrabnya, pembangunan pasar rakyat tersebut ada dibeberapa lokasi di Aceh Utara, yaitu di Paya Dua Nisam, Nisam, Alue Papeun Nisam Antara, Simpang Mulieng Syamtalira Aron, Matang Ubi Lhoksukon, dan Lapang.

Tujuan pembangunan pasar rakyat, kata politikus Gerindra ini adalah untuk menampung pedagang pasar tradisional yang selama ini berjualan liar dan tidak bersih, terkesan amburadul atau semrawut. Dengan ada dibangun pasar rakyat ini oleh pemerintah kepada pedagang otomatis bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Aceh Utara.

“Ternyata saat ini dana puluhan milyar yang dikucurkan pemerintah pusat melalui APBN untuk pembangunan pasar rakyat di Aceh Utara terkesan tidak bermanfaat alias sia-sia,”ungkap Terpiadi.

Pihaknya mendesak Pj Bupati Aceh Utara, Azwardi AP,M.Si untuk segera mengambil sikap dan memerintahkan jajaran bidang pasar pada Disperindagkop Aceh Utara, agar segera memfungsikan pasar yang telah dibangun tersebut.

Jika tidak segera difungsikan pasar rakyat tersebut dikhawatirkan akan menambah biaya tambahan, karena sekarang sudah mulai ada yang rusak dan ada yang hilang, pungkas Terpiadi.(Sayed Panton).