Polda Aceh Siap Kawal Program MBG untuk Wujudkan Generasi Emas Indonesia

oleh -1295 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Polda Aceh menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Program ini merupakan salah satu inisiatif prioritas nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden, dengan visi utama mencetak Generasi Emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global.

Program MBG-SPPG berfokus pada pemerataan pembangunan manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan menyediakan makanan bergizi gratis bagi peserta didik dari tingkat TK hingga SMA sederajat, serta kelompok 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

BACA..  Gubernur Mualem Lantik 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh

Tujuan utama program ini adalah memperbaiki status gizi, meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik, serta menekan angka stunting di wilayah Aceh.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, menyampaikan bahwa, pihaknya mengambil peran strategis dalam mendukung kelancaran program MBG-SPPG melalui pembentukan Tim Monitoring yang bertugas melakukan pengawasan, pendampingan, dan evaluasi terhadap pelaksanaannya di seluruh wilayah hukum Polda Aceh.

BACA..  Ratusan Siswa Tiga SMKN Banda Aceh Ikuti Screening HIV dan Edukasi Kesehatan

“Saat ini, Polda Aceh telah membentuk 80 persen titik SPPG untuk menopang pelaksanaan program MBG di berbagai kabupaten/kota. Kami juga sedang memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan untuk kebutuhan dapur SPPG yang jumlahnya cukup besar,” ujar Kapolda Aceh, Rabu, 12 November 2025.

BACA..  Gubernur Mualem: Sebaran LGBT di Aceh Persoalan Serius, Harus Dicegah

Ia juga menjelaskan, pasokan bahan pangan diupayakan maksimal berasal dari pengusaha dan pedagang lokal. Namun, karena kapasitas daerah belum sepenuhnya mencukupi, sebagian kebutuhan bahan pokok juga didatangkan dari luar Aceh. Meski demikian, hingga saat ini pelaksanaan Program MBG di Aceh dinilai berjalan baik dengan dukungan infrastruktur SPPG yang memadai.