Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kepekaan pihak rumah sakit terhadap kondisi pasien.
“Kami minta manajemen benar-benar peka terhadap keadaan masyarakat. Kan sayang kalau masyarakat harus mengeluh akibat fasilitas yang tidak layak, apalagi sampai ada kasus kasur penuh belatung,” ujarnya dengan nada prihatin.
Lebih lanjut, Bunda Salma mendesak agar pemerintah daerah bersama manajemen RSUD Cut Meutia bergerak cepat memperbaiki fasilitas dan meningkatkan pengawasan layanan. “Rumah sakit adalah tempat mencari kesembuhan, bukan menambah penderitaan.
“Ini harus menjadi alarm bersama agar pelayanan kesehatan di Aceh semakin baik, transparan, dan berorientasi pada kemanusiaan,” pungkasnya. (*)












