Kasdam V/Brawijaya Pimpin Upacara Pembaretan Siswa Dikjurtaif

oleh -396 Dilihat
oleh
Kasdam Pimpin Upacara Pembaretan Siswa Dikjurtaif di Lapangan Pantai Jangkar Situbondo
Kasdam Pimpin Upacara Pembaretan Siswa Dikjurtaif di Lapangan Pantai Jangkar Situbondo. Foto: Ist

Kasdam V/Brawijaya Pimpin Upacara Pembaretan Siswa Dikjurtaif

SITUBONDO, ATJEHDAILY.ID-Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Piek Budyakto mewakili Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc, menjadi inspektur upacara tradisi Pembaretan Siswa Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri (Dikjurtaif) Gelombang II Tahun 2021 (Lintas Tahun) yang digelar di Lapangan Upacara Pantai Jangkar Situbondo, Jawa Timur, Kamis, (7/7/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam V/Brawijaya melakukan penyematan Brevet kualifikasi infanteri terhadap 164 prajurit siswa Dikjurtaif Gelombang II Tahun 2021. Menurutnya, tradisi Pembaretan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan seorang prajurit infanteri.

“Saya ucapkan selamat atas segala kemampuan yang diraih seorang prajurit. Sekaligus pemakaian Baret dan Brevet Yudhawastu Pramukha. Diharapkan senantiasa dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal pengabdian terhadap bangsa dan negara,” papar Kasdam V/Brawijaya.

BACA..  PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Kualifikasi Yudhawastu Pramukha, lanjut kasdam V/Brawijaya merupakan suatu pengakuan dan penghargaan serta lambang kehormatan bagi prajurit infanteri yang memiliki kemampuan untuk bergerak di Medan pertempuran dan tidak dimiliki prajurit diluar kecabangan infanteri.

“Kalian adalah prajurit infanteri sebagai atlit tempur yang tanggap, tanggon dan Trengginas,” jelasnya.

Mengakhiri amanatnya, Kasdam V/Brawijaya berpesan agar para prajurit mempedomani Sapta marga, sumpah prajurit, dan delapan wajib TNI dalam menjalankan setiap tugas dan kewajiban, tidak melupakan jati diri sebagai prajurit yang memiliki semangat kebhinekaan dan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Disamping itu, sebagai prajurit TNI, Disiplin merupakan nafasmu dan kehormatan adalah segala-galanya. Jaga dan tingkatkan kebersamaan jiwa korsa serta kebanggan sebagai prajurit infanteri.

BACA..  PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Sekilas Tentang Kodam V/Brawijaya

Komando Dhaérah Militer V/Brawijaya merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi Provinsi Jawa Timur.

Kodam ini terbentuk berdasarkan keputusan Menteri Pertahanan RI nomor: A/532/48 tanggal 25 Oktober 1948, dari ketiga Divisi yaitu Divisi V Ronggolawe, Divisi VI Narotama dan Divisi VII Soeropati, digabung menjadi TNI Divisi I Jawa Timur. Adapun peresmian TNI Divisi I Jawa Timur ini dilaksanakan di Lapangan Kuwak Kediri dengan Inspektur Upacara Panglima Tentara Teritorium Jawa, Kolonel Abdul Haris Nasution pada tanggal 17 Desember 1948.

Pada tanggal 17 Desember 1951, bertepatan dengan hari ulang tahun Divisi I/Djawa Timur yang ke-3 diresmikanlah sebutan Divisi I/Brawidjaja, sebagai pengganti Divisi I/Djawa Timur. Nama Brawijaya adalah suatu dinasti masa kerajaan Majapahit yang telah berhasil mempersatukan wilayah nusantara dan menjadikan Majapahit sebagai kerajaan yang mampu mencapai kejayaan yang gemilang. Awalan Bra atau Bhre pada nama Brawijaya, mengandung arti Agung, suatu gelar kehormatan yang diberikan kepada seorang pemuda ksatria, pendiri (negara) kerajaan Majapahit bernama Wijaya.

BACA..  PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Penokohan Brawijaya bagi TNI Divisi I/Jawa Timur, tiada lain adalah agar sifat-sifat kepemimpinan, keperwiraan dan keprajuritan yang dimiliki dan telah dibuktikan oleh wijaya dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada prajurit Divisi I/Jawa Timur dalam rangka menunaikan tugas pengabdiannya terhadap bangsa dan negara Indonesia. (net/ril)