Curi Mesin Speed Boat, Dua Warga Banda Aceh Ditangkap Polisi

oleh -217 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Unit Reskrim Polsek Krueng Barona Jaya, Polresta Banda Aceh, menangkap dua warga Gampong Ie Masen, Ulee Kareng, Banda Aceh, karena diduga telah mencuri mesin Speed Boat merk HIDEA – 25Pk milik Ilyas Ibrahim yang di tambat kan di Krueng Aceh Gampong Meunasah Baktrieng.

Hilangnya mesin Speed Boat merk HIDEA – 25Pk diketahui korban pada hari Minggu, 2 Juni 2024 sekitar jam 15.00 WIB. Kemudian melaporkan ke Polsek Krueng Barona Jaya untuk dilakukan pengusutan.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kapolsek Krueng Barona Jaya, Iptu Julpandi, membenarkan penangkapan terhadap dua orang pelaku yang melakukan aksi pencurian mesin Speed Boat merk HIDEA – 25Pk.

BACA..  Satreskrim Polres Nagan Tangkap Pelaku Curanmor Asal Sumut

“Benar, kami telah mengamankan dua pelaku aksi pencurian mesin Speed Boat merk HIDEA – 25Pk kemarin, Sabtu 8 Juni 2024 di kawasan Gampong Neuheun, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar. Kedua pelaku berinisial GA (27) dan FR (24) berhasil ditangkap,” ujar Julpandi.

Julpandi mengatakan, awal kejadian saat itu korban hendak pergi memancing ikan menggunakan speed boat miliknya. Namun ketika tiba di lokasi, melihat mesin boat telah hilang sehingga korban membatalkan untuk memancing.

“Korban berusaha mencari disekitar tempat boat nya yang ditambat, namun tidak ditemukan sehingga melaporkan ke Polsek Krueng Barona Jaya, Minggu, 2 Juni 2024 pagi,” tutur Julpandi.

BACA..  Satreskrim Polres Nagan Tangkap Pelaku Curanmor Asal Sumut

Korban mengalami kerugian atas kehilangan mesin Speed Boat merk HIDEA – 25Pk senilai Rp33,5 juta.

Saat proses penangkapan, kata Kapolsek, kami menggunakan sistem “Undercover Buy”, dimana beberapa hari lalu didapatkan informasi bahwa di kawasan Krueng Raya, Aceh Besar, ada dua orang yang akan melakukan menjual mesin dengan merk yang sama.

“Kami harus menggunakan system undercover buy, dimana didapatkan informasi terkait adanya penjual mesin boat. Dan ini membutuhkan jasa korban yang lebih mengerti terhadap sistem kerja mesin boat untuk dapat menangkap pelaku,” ungkap Kapolsek.

BACA..  Satreskrim Polres Nagan Tangkap Pelaku Curanmor Asal Sumut

Saat mendapatkan kesepakatan terkait harga dan lokasi untuk membeli mesin boat tersebut, pelaku pun membawa mesin dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo tanpa nomor polisi ke gampong Neuheun, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar.

“Ketika pelaku GA dan FR tiba di lokasi sekitar jam 18.30 WIB dengan barang hasil curiannya, unit Reskrim langsung melakukan penangkapan terhadap mereka,” kata Julpandi.

“Kini, pelaku GA dan FR beserta barang bukti telah diserahkan ke Satreskrim Polresta Banda Aceh guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek Krueng Barona Jaya. (*)