Ketua Satgassus Ketahanan Pangan Akan Tinjau Lahan dan Sidak Pupuk Bersubsidi

oleh -1105 Dilihat

Di Kabupaten Bireuen sendiri, pembentukan Satgassus Ketahanan Pangan didorong oleh kebutuhan mendesak untuk memastikan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga.

Dengan luasnya lahan pertanian di Bireuen, akses terhadap pupuk subsidi yang terjangkau menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas petani.

BACA..  Rp 2,5 Triliun Dana Kementan untuk Bencana, Pemerintah Aceh kelola Rp 9,7 Miliar ‎

Upaya Pencegahan dan Tindakan Tegas

Dalam pelaksanaan tugasnya, Satgassus Ketahanan Pangan Kabupaten Bireuen akan bekerja sama dengan instansi terkait, termasuk Dinas Pertanian, aparat penegak hukum, serta pemerintah kecamatan dan desa.

Selain melakukan sidak ke toko dan kios pupuk, Satgassus juga akan mengedukasi petani terkait hak mereka dalam memperoleh pupuk subsidi sesuai harga yang ditetapkan.

BACA..  Rp 2,5 Triliun Dana Kementan untuk Bencana, Pemerintah Aceh kelola Rp 9,7 Miliar ‎

“Kami tidak akan mentolerir adanya pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari pupuk subsidi. Jika ada yang terbukti menjual di atas harga yang ditetapkan, mereka bisa dikenakan sanksi tegas, termasuk tindakan hukum,” ujar Hasnawi Ilyas.

BACA..  Rp 2,5 Triliun Dana Kementan untuk Bencana, Pemerintah Aceh kelola Rp 9,7 Miliar ‎

Satgassus berharap, dengan adanya pengawasan ketat ini, para petani di Bireuen dapat memperoleh pupuk subsidi dengan mudah dan sesuai harga yang seharusnya.

Dengan demikian, produktivitas pertanian dapat meningkat, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. (*)