Ini Pesan Pangdam IM Saat Resmikan Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar

oleh -911 Dilihat

Meulaboh (AD)- Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda, Ny. Eva Niko Fahrizal, meresmikan hasil rehabilitasi dan pembangunan fasilitas Kompleks Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar Djohan Pahlawan yang terletak di Gampong Mugo Rayeuk, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu, 17 Mei 2025.

Peresmian ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa-jasa besar Teuku Umar, sosok pahlawan nasional asal Aceh yang dikenal sebagai pejuang tangguh dalam melawan kolonialisme Belanda. Dengan strategi perang gerilya yang brilian serta semangat juang yang tak pernah padam, Teuku Umar menjadi simbol keberanian rakyat Aceh yang pantang menyerah dalam mempertahankan harga diri dan kemerdekaan bangsa.

BACA..  Kapolres Aceh Selatan Janji Rehab Rumah Janda Eks Kombatan GAM Hingga Bantu Modal UMKM

Kegiatan peresmian ini juga menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Pangdam Iskandar Muda di wilayah Korem 012/Teuku Umar.

Dalam proyek rehabilitasi tersebut, telah dilakukan pembangunan dan renovasi sejumlah fasilitas pendukung kompleks makam, antara lain Rumah Tunggu, Rumah Singgah, Mushola, Ruang Anjungan, Balai Tamu, Pagar Keliling Makam, Gapura, Papan Nama Makam, serta Papan Nama Pintu Masuk dan Railing Tangga.

BACA..  Densus 88 AT Polri dan Dispora Aceh Satukan Langkah Bentengi Generasi Muda 

Dalam sambutannya, Pangdam Iskandar Muda menyampaikan bahwa, renovasi dan pembangunan kompleks makam ini bukan hanya untuk memperindah tampilan fisik situs bersejarah, tetapi sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan atas pengorbanan luar biasa dari Teuku Umar bagi kemerdekaan bangsa Indonesia.

BACA..  Pemerintah Aceh Evaluasi Kelangkaan, SBA Tambah Pasokan Semen Andalas

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kita bersama dalam menjaga warisan sejarah dan menghidupkan kembali semangat perjuangan para pahlawan. Kompleks makam ini diharapkan dapat menjadi tempat ziarah yang layak dan representatif, sekaligus sebagai sarana edukatif bagi generasi muda agar terus meneladani nilai-nilai kepahlawanan, nasionalisme, dan cinta tanah air,” ujar Pangdam.