Ini Pesan Pangdam IM Saat Resmikan Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar

oleh -912 Dilihat

Mayjen TNI Niko Fahrizal juga mengungkapkan rasa bangganya karena jajaran Kodam Iskandar Muda dapat berperan langsung dalam menjaga dan merawat situs bersejarah yang sangat penting bagi bangsa dan negara.

“Ini adalah bentuk nyata kedekatan dan kepedulian TNI terhadap nilai-nilai sejarah dan kebudayaan bangsa, serta wujud sinergi antara TNI dengan rakyat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IM juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses rehabilitasi kompleks makam, mulai dari unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga elemen masyarakat setempat yang menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian luar biasa.

BACA..  Kapolres Aceh Selatan Janji Rehab Rumah Janda Eks Kombatan GAM Hingga Bantu Modal UMKM

“Semoga dengan telah selesainya pembangunan ini, Kompleks Makam Teuku Umar dapat menjadi pusat pelestarian nilai-nilai kebangsaan dan perjuangan serta terus menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda untuk mencintai tanah air dan turut berkontribusi membangun bangsa yang lebih maju dan bermartabat,” pungkasnya.

BACA..  Pemerintah Aceh Evaluasi Kelangkaan, SBA Tambah Pasokan Semen Andalas

Kegiatan peresmian ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Pangdam Iskandar Muda, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan prosesi ziarah ke makam Teuku Umar Djohan Pahlawan. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pejabat utama Kodam Iskandar Muda, Forkopimda Aceh Barat, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Danrem 012/Teuku Umar beserta istri, Danrem 011/Lilawangsa beserta istri, Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Politik, para Asisten Kasdam IM beserta istri, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat, Wakapolres Aceh Barat, para Dandim jajaran Kodam IM, Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD Iskandar Muda, perwakilan dari PT KTS, PT Socfindo Seunagan, PT SPS 2, PT KA, PT ASN, dan PT Mifa Bersaudara, serta para tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama Kabupaten Aceh Barat. (*)