LITERASI DIGITAL KABUPATEN BIREUEN PROVINSI ACEH

oleh -227 Dilihat
Literasi Digital

LITERASI DIGITAL KABUPATEN BIREUEN PROVINSI ACEH

Rabu, 20 Oktober 2021, Jam 13.30 WIB

Bireun, (AD) – Dalam mencapai target 50 juta masyarakat Indonesia untuk mendapatkan Literasi di bidang Digital hingga 2024 oleh Presiden Jokowi,  Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL merupakan 4 (empat) pilar yang diberikan dalam kegiatan webinar Literasi Digital 2021.

Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, M.T menjadi keynote speaker dalam webinar dengan tema besar MEDIA SOSIAL SEBAGAI WADAH DEMOKRASI, yang dipaparkan oleh para nara sumber Nasional dan Lokal yang mempunyai kompetensi di bidangnya serta seorang Key Opinion Leader yang memberikan sharing session di akhir webinar.

Media sosial saat ini digunakan sebagai sarana untuk semua kebutuhan masyarakat dunia termasuk untuk melakukan demkorasi. Tapi perlu diingat, dalam konten demokrasi ada sisi negatifnya salah satu diantaranya memanfaatkan berita hoax. Wilda Zahrina, CRM Sumber Kreatif menjelaskan cara membedakan hoax dengan informasi yang benar, antara lain judul yang provokatif, situs dan sumber yang tidak jelas, foto & video berupa editan. Kita jangan terjebak dengan langsung mempercayai bahkan langsung menyebarkan tanpa melihat dengan jeli apakah hoax atau bukan. Gunakan fitur yang tersedia di media sosial agar terhindar dari hoax. Begitu juga dengan pemaparan Jufliwan, S.Ag.,MM Kepala Badan Dayah Kab. Bireun yang membahas budaya digital dalam berdakwah dimana Kita saat ini dapat mencari banyak informasi dakwah yang positif di media sosial, tapi masih banyak yang melakukan dakwah hanya untuk menyebarkan kebencian, perpecahan, menghina suatu komunitas agama dan sebagainya. Berdakwah yang benar adalah dengan mengikuti etika, budaya, norma agama dan memanfaatkan berbagi ilmu yang positif.