Di samping itu, Armia Fahmi juga menyampaikan, bahwa dalam rangka pengamanan Nataru tahun ini, Polda Aceh didukung oleh TNI, Pemda, mitra kamtibmas, serta stakeholder terkait. Pengamanan Nataru melibatkan sedikitnya 2.351 personel dari berbagai unsur.
Operasi kepolisian terpusat ini berlangsung selama 12 hari, mulai 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024. Operasi ini digelar serentak di seluruh Indonesia. Nantinya, petugas juga mendirikan pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu di terminal, gereja, pelabuhan, pusat perbelanjaan, dan bandara.
Selain itu, Armia Fahmi juga mengingatkan, agar seluruh personel yang terlibat operasi terus meningkatkan sinergisitas dan soliditas selama pelaksanaan tugas. Karena hal itu merupakan kunci utama keberhasilan operasi.
“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Lilin Seulawah 2023. Jaga kesehatan dan jadikan pengamanan Nataru sebagai kebanggaan,” demikian, kata Armia Fahmi. (*)










