Kota Jantho (AD) – Sejumlah ruas jalan Kabupaten di Kecamatan Kuta Baroe dan jalan ke pasar Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar dalam kondisi rusak parah, hal ini perlu perbaikan dan ditandaskan anggota DPRK Aceh Besar, Arfiansyah Arifin dari Partai Nanggroe Aceh (PNA) kepada wartawan media ini, Kamis (30/1).
Sedikitnya ada beberapa ruas jalan berstatus jalan kabupaten Aceh Besar di wilayah kecamatan Kuta Baroe dan kecamatan Darussalam dengan kondisi rusak cukup parah.
Akibatnya jalan tersebut rusak banyak masyarakat terganggu dengan aktivitas perekonomian dan sosialnya.
Umumnya Jalan Kabupaten Aceh Besar itu juga merupakan akses ke sejumlah kecamatan-kecamatan dan interkoneksi dengan sejumlah wilayah lingkar. Ataupun sebagai jalan lingkar luar wilayah Kota Banda Aceh.
Amatan, jalan Kabupaten yang rusak parah itu juga bermukim ribuan masyarakat yang mengantungkan hidup dari sektor pertanian dan perdagangan.Hasil perdagangan dan pertanian, tentu membutuhkan mobilitas manusia dan barang yang lancar.
Sekretaris Fraksi DPRK PDA- PNA Aceh Besar ini mengatakan, seharusnya pemerintah Kabupaten Aceh Besar memberikan perhatian serius terhadap kerusakan jalan di wilayah Kecamatan Darussalam dan Kuta Baroe.
“Jangan menganaktirikan daerah ini. Harus membagi pembangunan sesuai porsi dan kondisi daerah itu sendiri,”ucap anggota dewan komisi empat ini.
Arfiansyah menyebut, pemerintah Aceh Besar jangan terjebak pada kepentingan ego sektoral. “Jangan pula jalan yang masih bagus justru buru-buru diperbaiki, sementara jalan yang sudah layak untuk diperbaiki justru tidak tersentuh,”tegasnya.
Politisi Partai Nanggroe Aceh (PNA) Aceh Besar dikenal cukup tegas memperjuangkan pembangunan dan perbaikan jalan ke pasar Kecamatan Darussalam dan jalan Kecamatan Kuta Baroe kian hari jalan makin rusak parah.
Dengan kondisinya rusak parah dan butuh perbaikan segera dari pemerintah daerah melalui Dinas PUPR Aceh Besar dan pihak camat juga harus terlibat aktif untuk mengontrol infrastruktur dalam wilayahnya masing-masing.
“Memang kondisi jalan rusak, banyak lobang dimana-mana sehingga sangat berbahaya saat dilewati terutama pada malam hari,” sebut Arfiansyah.
Untuk itu kita minta supaya Dinas PUPR Aceh Besar harus memprioritaskan perbaikan jalan itu. Pihaknya di DPRK Aceh Besar akan mengawal masalah ini hingga tuntas.
“Kami akan kawal hingga pekerjaan karena manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat Darussalam dan Kuta Baroe.(DW)











