Banda Aceh (AD)-GANAS (Gerakan Anti Narkoba ASN Aceh), terus mengganas memburu para penikmat barang haram narkoba. Kali ini, 681 personil Satuan Pengamanan jadi sasaran GANAS, mereka diperiksa di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Jum’at, 7 Mei 2021.
GANAS diluncurkan oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Rabu (5/5/2021), di Restauran Meuligoe Gubernur. Bahkan, bukan hanya sekadar melaunching, Gubernur Nova langsung menjadi yang pertama di tes urine, oleh petugas dari Badan Narkotika Nasional Aceh. Kemudian diikuti oleh Sekda dan para pejabat eselon 2, 3, 4 serta para pegawai Badan Usaha Milik Aceh yang bekerja di Bank Aceh Syariah, BPR Mustaqim, PT PEMA dan BPMA.
Terus berlanjut, kemarin (Kamis, 6/5) sebanyak 559 Pejabat Fungsional di jajaran Pemerintah Aceh juga telah menjalani tes serupa. Sama seperti kemarin, GANAS hari ini juga dikawal langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah. Kepada para Satpam, Sekda menjelaskan, bahwa pemeriksaan urine hari ini bertujuan untuk memastikan bahwa ASN di jajaran Pemerintah Aceh bebas dari pengaruh buruk narkoba.
“Pengungkapan 2,5 ton ganja beberapa waktu lalu di Aceh telah membuat semua orang khawatir, termasuk Pak Gubernur. Oleh karena itu, Pak Nova mencoba melakukan deteksi dini dengan meluncurkan Gerakan GANAS ini. Salah satu tujuannya adalah sosialisasi bahaya narkoba. Sebagai aparatur pemerintah, kita harus menjadi tauladan bagi masyarakat. Dua hari lalu Pak Gubernur, saya dan para pejabat lainnya sudah menjalani tes ini. Kemarin para pejabat fungsional. Hari ini para Satpam, sebagai upaya pencegahan, GANAS akan terus berlanjut” ujar Sekda.
Dalam sambutannya, Sekda juga mengapresiasi dukungan BNN Aceh pada Gerakan GANAS ini. Sekda menegaskan, Gerakan GANAS ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Aceh terhadap Badan Narkotika Nasional Aceh dalam upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, terutama dalam wilayah Aceh.
“Saat meluncurkan GANAS, Gubernur mengingatkan kita para abdi negara agar terlibat aktif serta menunjukkan ketauladanan pada upaya-upaya pencegahan narkoba. Gubernur meyakini, meski sulit, namun jika dilakukan bersama-sama, maka upaya perang terhadap narkoba ini akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.”












