“Saya pribadi mendorong Teguh maju dalam Kongres PWI akhir Agustus ini. Banyak rekan-rekan dari PWI pusat dan daerah yang merindukan sosok pemersatu. Teguh adalah tokoh yang bisa menjembatani berbagai kepentingan, membawa PWI kembali ke khitahnya,” jelas Anto, yang juga dikenal sebagai mantan Bendahara Umum JMSI Pusat.
Anto Genk CEO Media Sumut24 Group ini, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut, menekankan pentingnya kebersamaan dan kepemimpinan yang dapat menghilangkan sekat-sekat konflik internal yang menghambat kemajuan organisasi.
“Kongres mendatang adalah momentum krusial. Kami berharap ketua umum yang terpilih nantinya adalah sosok yang mampu mempersatukan. Sebagai wartawan dan pengurus PWI, saya sangat merindukan suasana kebersamaan di organisasi ini. Seperti pepatah: ‘Bercerai kita runtuh, bersatu kita teguh,” ujar Ketua Forum Pimred Sumut ini penuh harap.
Dikenal sebagai wartawan senior dengan rekam jejak panjang, Teguh Santosa pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Luar Negeri PWI Pusat (2013–2018), Ketua Panitia Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2016, serta anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat (2018–2020).
Selain itu, ia juga menyandang status Wartawan Utama dan pemegang Press Card Number One (PCNO), simbol pengakuan tertinggi di dunia pers nasional.
Melihat pengalaman dan dedikasinya dalam dunia jurnalistik serta organisasi, banyak pihak menilai Teguh bukan hanya layak, tetapi juga urgent untuk tampil sebagai pemimpin baru yang akan membawa PWI keluar dari masa-masa sulit. (Red)











