Kami memohon doa agar kedepannya lebih baik dibawah kepemimpinan Kapolresta Banda Aceh yang baru, dan juga berharap adanya peningkatan pelayanan dan kinerja Polresta dan polsek jajaran dapat lebih baik lagi.
Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh yang baru, Kombes Pol Joko Heri Purwono, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya telah diterima dengan hangat oleh keluarga besar Polresta Banda Aceh.
“Hari ini merupakan hari yang sangat membahagiakan bagi saya karena disambut hangat oleh keluarga baru Polresta Banda Aceh. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli atas fondasi yang telah beliau bangun. Itu akan sangat membantu saya dalam menjalankan tugas ke depan,” kata Kombes Joko.
Ia juga meminta dukungan dari seluruh jajaran serta masyarakat dalam mengemban amanah sebagai Kapolresta Banda Aceh. “Saya mohon dukungan dari semua pihak,” ujarnya.
Dalam pergantian jabatan, Kapolresta mengatakan, akan melanjutkan kegiatan – kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pejabat lama dan kedepan akan meninjau lagi apabila ada akselerasi yang akan dilakukan, maka akan dilanjutkan.
“Intinya, kami hadir di Polresta Banda Aceh ini untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat Aceh, khususnya untuk warga yang bernaung dalam wilayah hukum Polresta Banda Aceh,” tegas Kombes Joko.
Dan tentunya, selaku Kapolresta akan mempergunakan kekuatan dalam hal ini potensi yang ada untuk warga dalam menjaga Kamtibmas lebih baik lagi, dikarenakan Kota Banda Aceh merupakan etalase Provinsi Aceh yang sangat ramai sehingga kita lebih mengetahui dampak atau efek timbulnya gangguan kamtibmas, sehingga kami akan menekan angka gangguan kamtibmas menjadi kecil.
Dihadapan awak media, Kapolresta Banda Aceh mengatakan, tantangan yang dihadapi tidak ada, yang penting kita dapat bekerjasama dengan segala komponen yang ada di masyarakat.
“Saya tidak akan bekerja sendiri tentunya ada instansi terkait dengan kelompok – kelompok masyarakat, alim ulama untuk dapat melaksanakan program – program yang akan saya laksanakan selama menjadi Kapolresta Banda Aceh, sehingga tantangan yang akan dihadapi tidak ada,” pungkasnya. (*)











