Prof Mujib menambahkan bahwa, dalam waktu dekat, Delegasi dari Uni Emirat Arab (UEA) bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry akan menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Toleransi, Modernisasi, dan Pembangunan Ekonomi Islam” pada bulan Agustus 2025.
Acara bergengsi ini akan berlangsung di Auditorium Landmark BSI Aceh, Banda Aceh.
Seminar ini dirancang sebagai forum strategis untuk mempertemukan para pemangku kepentingan dari dunia usaha, pemerintahan, dan akademisi guna memperkuat kerja sama global dalam pengembangan ekonomi Islam berbasis nilai-nilai toleransi dan modernisasi.
Peserta seminar yang akan hadir meliputi para pengusaha dari UEA dan negara-negara Timur Tengah, pelaku usaha dari Aceh, serta jajaran pemerintah Aceh seperti Gubernur Aceh dan para Bupati se-Aceh.
Keterlibatan para tokoh ini mencerminkan semangat kolaboratif lintas sektor dan lintas negara dalam membangun ekosistem ekonomi Islam yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pada momen kegiatan seminar tersebut, juga akan ditandai dengan ground breaking pembangunan Masjid UIN-UEA, sebuah proyek monumental hasil kerja sama antara UIN Ar-Raniry dan Pemerintah UEA. Masjid ini dirancang bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol persaudaraan global umat Islam dan pusat kegiatan keilmuan serta dakwah modern,” tutup Prof Mujib
Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan serta membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, mulai dari pemanfaatan produk dan layanan BSI, hingga pengembangan kurikulum dan program magang bagi mahasiswa.
Dengan semangat kolaboratif, kedua institusi berharap dapat menghadirkan inovasi dan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan dunia pendidikan. (*)











