Tambah Kurdi, Dalam jangka menengah, pada tahun ini pihaknya menyediakan alokasi dana sebesar Rp 4 miliar untuk penanganan drainase dalam kota.
“Kita juga akan berkolaborasi antara dinas PRKP, DLHK, dan BPBD,” sebut Kurdi.
Kurdi menjelaskan, untuk pembangunan kolam retensi tersebut, pihaknya berencana memanfaatkan suak Ujong Kalak, yang berada di Desa Suak Ribee, dimana nantinya kolam tersebut akan disulap menjadi kolam retensi tanpa harus membangun baru yang dapat menyebabkan pembengkakan anggaran.
“Untuk pembangunan kolam retensi itu, membutuhkan anggaran sebesar Rp 8 miliar untuk dapat menampung 36.000 meter kubik debit air,”(Rul)











