Pj Wali Kota Tinjau Kebun Warga Program Bank Indonesia

oleh -22 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Pemerintah Kota Banda Aceh mendukung penuh program kebun warga yang difasilitasi Bank Indonesia (BI). Program ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan halamannya sebagai lahan tanaman produktif.

Hal itu disampaikan Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin saat meninjau kebun warga dan kelompok tani dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) 2023 di Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Jumat, 17 November 2023.

“Ini adalah program yang sangat bagus, dan pemko sendiri juga terus berupaya mendorong warga memanfaatkan halaman dan lahan kosong untuk menanam cabai. Minimal untuk konsumsi sendiri. Jadi tidak perlu lagi mendatangkan cabai dari luar,” kata Amiruddin.

BACA..  Pengirim Paket Asam Sunti Berisi 100 Gram Sabu Ditangkap Polisi

Dalam kesempatan tersebut, Amiruddin juga menyampaikan apresiasi kepada pihak BI Perwakilan Aceh dan meminta untuk terus berkontribusi pada bidang bidang yang lain yang bermuara pada peningkatan ekonomi.

“Terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah men-support para petani dan warga untuk bercocok tanam. Selain peningkatan ekonomi warga, juga bisa mengendalikan inflasi di Kota Banda Aceh, dan kita berharap akan ada di setiap gampong di kota kita ini,” ungkap Amiruddin.

BACA..  Pengirim Paket Asam Sunti Berisi 100 Gram Sabu Ditangkap Polisi

Sementara itu, Kepala BI Perwakilan Aceh Rony Widijarto P mengatakan, program ini dicetus karena lahan di Kota Banda Aceh ini memiliki potensi untuk ditanami sejumlah komoditi.

“Melihat potensi tanah yang dimiliki Kota Banda Aceh membuat pihak kita untuk memanfaatkan lahan-lahan yang kosong untuk menanam komoditi seperti cabai jagung dan lainnya. Kita berharap program ini terus berlanjut sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh warga dan petani,” ujar Rony.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jalaluddin, Kadis Pangan Pertanian Syamsul Bahri, Camat Meuraxa Mustafa, Kabag Prokopim Setdako Banda Aceh Aulia R Putra, dan sejumlah pejabat lainnya. (*)