Joko Krisdiyanto menambahkan, lahan produktif di Desa Simpang Teumarom tersebut nantinya akan digarap dengan melibatkan masyarakat setempat, sehingga turut mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan.
“Program ini diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan pangan lokal, tetapi juga bisa menjadi percontohan bagi daerah lainnya dalam memanfaatkan lahan secara produktif,” demikian, ujar Joko. (*)











