“Kami ingin memastikan pemuda Banda Aceh memiliki akses terhadap pelatihan dan sertifikasi yang mendukung peningkatan kompetensi mereka. Selain itu, sarana dan prasarana olahraga yang memadai sangat penting untuk mencetak atlet berprestasi dan membangun budaya olahraga yang kuat di kota kami,” ujar Illiza.
Dalam kesempatan ini, Wali Kota Illiza juga memaparkan program unggulan Pemerintah Kota Banda Aceh, yaitu Banda Aceh Academy. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas seluruh pemuda Banda Aceh melalui berbagai pelatihan, mentoring, dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan wirausaha.
Lebih lanjut, Illiza menjelaskan bahwa, Pemerintah Kota Banda Aceh akan menyusun roadmap pengembangan olahraga sebagai panduan strategis dalam meningkatkan kualitas dan aksesibilitas fasilitas olahraga di daerah tersebut.
Menpora Dito Ariotedjo menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banda Aceh. “Kami mendukung penuh langkah-langkah yang diambil Wali Kota Banda Aceh dalam membangun ekosistem kepemudaan dan olahraga yang lebih baik. Kami akan melihat peluang kerja sama yang dapat dilakukan untuk mewujudkan program-program ini,” ungkapnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan kepemudaan serta peningkatan sarana dan prasarana olahraga di Banda Aceh. (*)












