Kata Joko, dengan menggunakan helikopter Polri AW 169, Kapolda Aceh didampingi Karo Ops, Dirpolairud, beserta Dirintelkam itu menyusuri perairan pesisir timur yang meliputi Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, dan Lhokseumawe.
“Kapolda melihat langsung situasi perairan yang berpotensi menjadi jalur masuknya pengungsi Rohingya, mulai dari Banda Aceh hingga Lhokseumawe. Mungkin secara continue juga akan dilakukan ke lokasi perairan lainnya yang juga berpotensi mendaratnya pengungsi Rohingya,” ujarnya.
Di akhir rilisnya, Joko meminta masyarakat untuk ikut berperan menjaga keamanan dan ketertiban. Salah satunya dengan tidak bertindak anarkis terhadap para pengungsi Rohingya. (*)












