Sabang (AD) – Masyarakat Sabang menilai Yuliadi mampu melaksanakan pengawasan pelayaran di Sabang lebih baik, karena Yuliadi sendiri merupakan pegawai Kemanterian Perhubungan yang senior dalam melayani pelayaran di Sabang, demikian disampaikan Sekretaris Pembela Tanah Air Satu Komando (PETA 1 Komando) Erwin Syah,ST, kepada wartawan, Sabtu (30/11/19).
Untuk itu, Erwin Syah berharap kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk menempatkan Yuliadi memimpin Kantor Kasyahbandaran Otoritas Pelabuhan kelas IV Sabang pasca ditinggalkan kepala sebelumnya yang memasuki masa pensiun. Apalagi yang bersangkutan paham betul terhadap kondisi lingkungan di Sabang.
Erwin Syah menjelaskan, Kepala KSOP Sabang sebelumnya ibu Siti Hajar, kini sudah memasuki masa pensiun dan Yuliadi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Jadi, sudah sepatutnya Yuliadi dilantik menjadi Kepala KSOP Sabang definitif. Yulyadi sendiri merupakan putra kelahiran Sabang asli yang sudah lama sepak terjang menjalankan tugas di perhubungan laut.
Selain itu, Yulyadi juga sudah dikenal masyarakat dan institusi pemerintah yang ada di Sabang, sehingga tidak perlu lagi meranjak dari nol dan sudah mudah dalam melakukan tugas-tugas operasional serta menata adminstrasinya. Tiinggal hanya penunjukan untuk dilantik menjadi Kepala KSOP definitif.
“Yulyadi merupakan sosok pekerja keras dan disiplin maka pihak pejabat pusat harus mendukung, agar yang bersangkutan dilantik sebagai pejabat KSOP Sabang yang definitif”, jelas Erwin Syah.
Disisi lain tambah Erwin Syah, jika dilakukan penempatan pejabat yang tidak memahami kondisi Sabang, maka tugas dan operasional KSOP Sabang dipastikan tidak bisa langsung berjalan normal.
Maka, tidak ada pilihan lain Kementerian Perhubungan bidang Perhubungan Laut Republik Indonesia harus melantik Yulyadi menjadi Kepala KSOP yang definitif, menggantikan Siti Hajar yang telah pensiun. Pungkasnya.(Jalal).











