ATJEHDAILY.ID- Prediksi Filipina vs Brunei, Baru saja melakoni laga pembuka melawan Kamboja dengan tangan kosong, penyambutan lawan lemah seperti Brunei menjadi peluang bagi tuan rumah Filipina untuk mencari 3 poin pertama, sehingga terus menaikkan harapan di Piala AFF 2022.
Kekecewaan besar dialami Filipina saat baru saja kalah dari Kamboja 3-1 di laga pertama. Bahkan dalam 30 menit pertama, mereka diunggulkan 2-0 oleh lawan. Menyaksikan Filipina bermain, citra tim yang kuat dan disegani di Asia Tenggara belakangan ini tidak lagi terlihat, ketika mereka bermain sangat sporadis dan samar-samar.
Sementara itu, Brunei merupakan tim baru yang baru kembali ke Piala AFF tahun ini, setelah tampil pertama kali pada 1996. Tak heran, mereka kalah 0-5 dari Thailand di laga pembuka. Ini juga merupakan tim yang dinilai sebagai yang terlemah di Grup A dan juga yang terlemah di turnamen tersebut, sehingga konfrontasi ini akan menjadi peluang bagi Filipina untuk mendapatkan kembali apa yang hilang setelah kalah dari Kamboja.
Jelasnya, meski Filipina baru saja menjalani debut mengecewakan di Piala AFF 2022, mereka masih jauh lebih diapresiasi ketimbang kompetisi. Dalam 3 konfrontasi tersebut, Filipina memiliki 2 kemenangan dan 1 seri, sehingga Filipina pasti harus memenangkan semua 3 poin di pertandingan ini. Bahkan tim tuan rumah bisa menang besar untuk bisa menaikkan harapan bersaing dengan sisa lawan Grup A untuk terus berlanjut.
Berbeda dengan Brunei, berada di Piala AFF 2022 juga merupakan kali kedua mereka hadir di turnamen terbesar se-Asia Tenggara itu, sehingga bisa dibilang sebagai pembelajaran dan pengalaman menggosok bagi tim ini. .
Kekalahan yang sama di babak pertama, namun jelas Filipina dengan tangan kosong itulah yang mengejutkan banyak pihak. Mereka awalnya dianggap sebagai tim yang mampu menghadang Thailand atau Indonesia pada pertandingan ini, namun kalah dari Kamboja hampir memupus harapan untuk memperebutkan tiket semifinal guru dan siswa Coco.
Menghadapi lawan terlemah di klasemen Brunei di kandang sendiri, tentu Filipina jauh lebih diapresiasi. Lantai Asia menyaksikan Filipina memainkan pintu pada pertandingan ini, dengan handicap tersisa 3. Itu adalah pertama kalinya para atlet angkat besi menilai pertandingan ini.
Namun melihat skor Filipina yang rendah, Anda dapat melihat bahwa ketika bola mulai bergulir, hampir dapat dipastikan bahwa taruhan utama akan tersisa lebih dari 3, mungkin 3 1/4 atau bahkan 3 setengah. Tak sulit memahami pandangan para ahli, ketika Brunei terbukti terlalu lemah dan pantas menjadi tim pengaspal.
Kekalahan 0-5 melawan Thailand tanpa bintang paling cemerlang menunjukkan ketidakdewasaan Brunei. Sebelum kalah dari Thailand, Brunei juga sempat menelan kekalahan di lapangan Timor Leste. Dalam konfrontasi terakhir, Filipina juga dengan mudah mengalahkan Brunei 3 gol tanpa membuang. Itu adalah pertandingan yang terjadi pada tahun 2013 dan sekarang sepak bola Filipina telah membuat banyak kemajuan, kemungkinan mereka akan menang bahkan lebih dari skor 3-0.
Brunei tidak hanya lemah, mentalitas tandang juga sangat buruk. Tim dari negara kecil ini telah kalah dalam semua 10 pertandingan tandang terakhirnya dan dalam hal peluang Asia, mereka tidak pernah memenangkan satupun dari mereka. Filipina pasca kekalahan dari Kamboja tentu menginginkan kemenangan gemilang untuk mempertahankan harapan bersaing dengan rival lainnya.
Hasil Piala AFF malam ini memang menunjukkan keperkasaan Thailand ketika berkompetisi di level Asia Tenggara. Tim asuhan Alexandre Polking yang turun dengan formasi 4-4-2, sudah mencetak gol ke gawang Brunei yang dikawal oleh Haimie Nyaring ketika pertandingan baru berjalan 19 menit.
Thailand langsung mencecar pertahanan Brunei yang dalam laga ini memakai formasi 4-4-2. Menit keempat, sudah ada peluang via tandukan Adisak Kraisorn menyambut bola silang Theerathon Bunmathan. Berselang 5 menit giliran sundulan penyerang veteran Teerasil Dangda yang masih menyamping.
Setelah Dangda beberapa kali meleset, Thailand akhirnya menjebol gawang Brunei ketika striker BG Pathum United itu mengumpan untuk Bordin Phala, gelandang 28 tahun asal Port. Tembakan jarak dekat Phala tak bisa dibendung Nyaring.













