Banda Aceh (AD)- Sudah sejak setahun lalu, Sri Wahyuni bersama anggotanya mengelola kebun sayur-mayur di Gampong Deah Baro, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.
Di bawah komandonya, Kelompok Wanita Tani (KWT) Peusaho Rakan menanam segala macam jenis sayur-mayur, mulai dari cabai, bawang, tomat, kangkung, bayam, sawi, terong hingga pakcoy dan yang lainnya.
Dengan jumlah anggota hingga 25 orang yang merupakan warga gampong setempat, mereka bercocok tanam di lahan seluas 700 m² yang letaknya berada di tengah pemukiman.
“Anggota kami berjumlah 25 orang, semuanya bekerjasama untuk bercocok tanam di lahan ini,” ujar Ketua KWT Peusaho Rakan Gampong Deah Baro, Sri Wahyuni saat diwawancarai.
Menurut Sri, perkebunan ini sengaja dibuat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga serta meningkatkan perekonomian, bahkan hingga menjalankan program pemerintah dalam mencegah stunting dan Program Makanan Bergizi Gratis.
Setiap proses tanam dan panen, mereka mendapat bimbingan langsung penyuluh yang berasal dari Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh.
Hasil panennya nanti pun dinikmati oleh keluarga sekitar, khususnya anggota kelompok tani. Sementara, sebagian hasil panen lainnya dijual untuk menambah penghasilan mereka sendiri.
“Setiap panen terutama kita bagi kepada anggota, jadi untuk sayur-mayur tidak perlu dipikirkan lagi. Ada juga yang kita jual ke wilayah sekitar secara online, kita tawarkan ke kantor camat, majelis pengajian dan yang lainnya,” ungkap Sri.
“Apabila ada yang membutuhkan, dapat menghubungi kami di nomor 081398348440,” pungkas Sri Wahyuni.











